Property Semarang :  Panduan Menentukan Harga Jual Rumah, Simak Penjelasannya

Property Semarang :  Panduan Menentukan Harga Jual Rumah, Simak Penjelasannya

Seperti yang kita tahu jika menentukan harga rumah bukanlah perkara yang mudah. Hal ini karena ada banyak hal yang perlu dipertimbangkan sebelum menentukan harga jujal sebuah rumah. Apalagi lokasi dan harga jual tanah menjadi bahan pertimbangan besar seseorang. Selain kedua hal itu ada beberapa hal yang perlu diperhatikan saat anda hendak menjual rumah. Untuk lebih jelasnya simak beberapa tips berikut ini tentang cara menentukan harga jual rumah yang tepat.

Cara menentukan harga jual rumah

Jika anda memiliki rumah pribadi dan berniat untuk menjualnya dalam beberapa waktu terdekat, maka hal pertama yang harus dilakukan adalah menentukan harga jual rumah tersebut. Menentukan harga jual rumah tentu tak bisa sembaragan. Ada beberapa hal yang membantu anda untuk menentukan harga jual rumah, yakni spesifikasi properti, ukuran luas tanah dan bangunan, lokasi rumah, dan lain sebagainya. Cara menentukan harga jual di berbagai wilayah pun berbeda-beda, hal ini karena harga jual rumah harus mengikuti harga pasar properti, serta Nilai Jual Objek Pajak atau NJOP. Berikut ini ada beberapa cara yang bisa memandu anda untuk menentukan harga jual rumah dengan mengukur beberapa faktor seperti harga tanah, harga bangunan, serta harga keseluruhan. Simak penjelasan lengkap di bawah ini:

1.      Menentukan harga tanah

Menentukan harga tanah harus berdasarkan cara hitung tanah kosong yang benar. Setiap orang yang hendak menjual tanah tentu tahu cara menghitung tanah per meter. Anda dapat menentukan harga tanah dengan mencari informasinya terlebih dahulu melalui internet atau anda bisa lakukan survei ke pihak kecamatan atau bank di daerah tempat rumah tersebut. Bukan hanya itu, anda juga harus mengetahui perkiraan harga tanah dengan NJOP yang umumnya tertera pada struk pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB).

Semakin sempit lahan tanah anda, maka semakin besar harga per meter yang ditawarkan. Ingat yang harus anda perhatikan adalah harga per meternya yang ditentukan dari luas tanah. Jika bingung anda bisa menghitungnya sendiri di rumah.

2.      Menentukan harga bangunan

Setelah menghitung harga tanah, maka langkah selanjutnya adalah menghitung harga bangunan. Untuk menghitung harga bangunan, hal yang perlu anda pertimbangkan adalah mengakumulasi total biaya keseluruhan pembangunan rumah tersebut. tentu total biaya keseluruhan harus disesuaikan dengan kisaran harga saat ini. Selain itu, anda harus memeriksa spesifikasi rumah, seperti luas, jumlah kamar, kamar mandi, kondisi materialnya dan lain-lain. Setelah menghitung harga sendiri, maka akan lebih mudah anda menghitung harga bangunan. Hal ini karena cara yang digunakan sama. Selain itu, menentukan harga jual rumah juga dilihat dari kondisi bangunannya.

3.      Menentukan harga jual rumah berdasarkan Nilai Jual Objek Pajak (NJOP)

NJOP merupakan harga rata-rata dari transaksi jual beli rumah atau bangunan. Umumnya NJOP menjadi dasar untuk menentukan PBB yang diterapkan oleh pemerintah setempat. Setiap daerah tentu memiliki NJOP yang berbeda-beda. Akan tetapi, umumnya NJOP memiliki kisaran nilai  rumah dan bangunan yang dihitung berdasarkan luas serta zonanya. Jika ingin menghitung harga rumah berdasarkan NJOP, ada 3 aspek yang menjadi dasar antara lain perbandingan harga objek, nilai perolehan baru, serta Nilai Jual Objek Pajak Pengganti. Ada pula perbedaan NJOP dengan harga pasarnya, umumnya jika harga pasaran rumah tersebut tinggi, maka NJOP pun ikut tinggi. NJOP pun hanya bisa digunakan untuk pembeli atau penjual rumah sebagai patokan menentukan harga terendah rumah mereka. Akan tetapi, biasanya harga jual rumah di pasaran lebih mahal dua  hingga tiga kali lipat dari NJOP-nya.

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *