Awas Jebakan Batman, Cermat Memilih Pengajuan KPR Tanpa DP!

Awas Jebakan Batman, Cermat Memilih Pengajuan KPR Tanpa DP!

Setiap tahun permintaan akan rumah semakin meningkat. Hal itu diikuti dengan kenaikan harga rumah yang terus naik setiap tahunnya. Oleh karena itu membeli rumah secara tunai sangat sulit untuk dilakukan.

Awas Jebakan Batman, Cermat Memilih Pengajuan KPR Tanpa DP!

Sumber : Freepik

Salah satu solusinya adalah membeli rumah dengan cara KPR (Kredit Pemilikan Rumah). Membeli rumah dengan cara KPR dianggap lebih mudah karena kita tidak perlu menyediakan langsung uang seharga rumah yang kita inginkan. Tetapi meskipun demikian tetap dibutuhkan sekitar 30% dari harga rumah yang akan digunakan sebagai uang muka.

Saat ini pemerintah memberikan kebijakan KPR tanpa adanya uang muka. Tetapi kebijakan ini berlaku hanya untuk kepemilikan rumah pertama. Untuk rumah kedua dan seterusnya, tetap harus membayar uang muka terlebih dahulu. Kebijakan ini tentu saja merupakan angin segar bagi Anda yang akan membeli rumah. Jika Anda tertarik, ada beberapa hal yang dapat dijadikan bahan pertimbangan:

1.      Pastikan Pengajuan KPR disetujui oleh Bank

Tidak semua orang dapat menikmati fasilitas yang disediakan oleh pemerintah berupa KPR tanpa DP. Karena memiliki resiko pembayaran yang lebih besar, maka Bank akan melakukan seleksi ketat terhadap calon debiturnya. Ada beberapa cara yang dapat dilakukan agar pengajuan Anda disetujui oleh Bank, yaitu:

  1. Memiliki riwayat kredit yang baik

Untuk memeriksa calon debitur yang mengajukan KPR, pihak Bank akan mencari informasi dengan menelusuri riwayat kredit Anda melalui OJK dan BI checking. Apabila rapor kredit Anda buruk atau sudah masuk kedalam daftar blacklist BI, maka otomatis pengajuan KPR Anda akan ditolak. Oleh karena itu sebelum mengajukan kredit Anda harus memastikan dahulu jika Anda memiliki riwayat kredit yang baik sebelumnya. Ada baiknya jika Anda melakukan pelunasan terlebih dahulu atas semua hutang yang belum selesai.

  1. Memiliki perhitungan

KPR merupakan kredit dengan jangka waktu yang sangat lama. Oleh karena itu Anda harus memiliki perhitungan mengenai keadaan keuangan Anda dan jumlah cicilan yang akan Anda ambil. Hitung harga rumah, jangka waktu pembayaran, sampai dengan jumlah cicilan yang mampu Anda bayarkan. Hindari cicilan yang melebihi ambang batas hutang, yaitu sebesar 30% dari total penghasilan per bulan. Perhitungan ini digunakan agar Anda terhindar dari gagal bayar atau kredit macet selama jangka waktu kredit Anda.

  1. Lengkapi persyaratan

Pengajuan KPR memiliki banyak sekali syarat dan dokumentasi yang harus Anda penuhi. Oleh karena itu Anda harus mempersiapkan semua kelengkapan data yang dibutuhkan. Seperti formulir pengajuan, KTP, KK, surat nikah, slip gaji, ataupun kelengkapan surat yang lain.

2.      Cari Pengembang Terpercaya

Setelah memilih rumah yang Anda inginkan, periksa kembali pengembang yang membangun rumah tersebut. Pastikan bahwa pengembang merupakan pengembang yang sudah berpengalaman dan memiliki izin resmi. Atau bisa juga dilihat dari APERSI atau REI apakah pengembang termasuk kedalam anggota organisasi tersebut.

Selain kedua hal tersebut Anda juga harus memperhatikan keuntungan dan kerugian ketika memutuskan untuk mengambil KPR tanpa DP.

Keuntungan

Membeli rumah dengan cara KPR tanpa DP tentu saja membuat transaksi menjadi lebih mudah. Tanpa perlu menyetorkan uang DP, Anda bisa mendapatkan kredit dari Bank sebesar 100% harga rumah. Anda hanya fokus untuk membayar cicilannya saja.

Kerugian

Dengan adanya kemudahan yang diberikan, Anda harus lebih jeli dalam melakukan perhitungan. Karena program KPR tanpa DP ini memiliki konsekuensi tersendiri, yaitu Anda harus membayarkan cicilan dengan jumlah yang lebih besar setiap bulannya jika dibandingkan dengan KPR yang menggunakan DP.

Contohnya adalah ketika Anda membeli sebuah rumah dengan harga Rp. 260 juta tanpa DP dengan bunga 9,5% per tahun selama 20 tahun, maka jumlah angsuran yang harus Anda bayar setiap bulannya sebesar Rp. 2,5 juta.

Tetapi jika Anda menggunakan KPR dengan DP sebanyak 30%, maka Anda harus menyediakan uang sebesar Rp. 78 juta yang akan digunakan sebagai DP dan cicilan perbulannya sebesar Rp. 1,6 juta. Jumlah ini tentu lebih kecil jika kita bandingkan dengan cicilan KPR tanpa DP.

Selain itu kenaikan tingkat bunga KPR juga harus diwaspadai. Karena KPR tanpa DP biasanya akan dikenakan bunga fix ditahun pertama, kemudian akan naik menjadi lebih besar ditahun yang kedua. Setelah itu akan dikenakan bunga mengambang (floating) ditahun ketiga dan seterusnya sampai dengan cicilan lunas. Besarnya bungan floating tersebut yang harus dijadikan bahan pertimbangan. Karena jika suku bunga yang ditetapkan oleh BI naik, maka suku bunga KPR akan ikut naik.

Keuntungan dan kerugian tersebut dapat digunakan sebagai bahan pertimbahangan Anda ketika akan memutuskan untuk mengambil KPR tanpa DP. Jika Anda membutuhkan informasi lebih lanjut terkait bagaimana mendapatkan rumah sesuai dengan keinginan Anda, Fasindo Property akan siap membantu Anda dengan sepenuh hati. Hubungi hotline kami di no +6224 355 7797 untuk informasi  hunian nyaman dan esklusif lainnya.

 

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *