Hewan Peliharaan Yang Cocok Untuk Menemani Anda Di Rumah

Rumah merupakan tempat yang nyaman untuk ditinggali dalam jangka waktu lama. Memiliki rumah membuat kita memiliki kebebasan atas wilayah yang kita miliki. Sehingga kita memiliki kebebasan untuk mengatur dan mengisi apa saja didalam rumah. Salah satunya adalah hewan peliharaan.

Hewan Peliharaan Yang Cocok Untuk Menemani Anda Di Rumah

Sumber: Unsplash

Hewan peliharaan dapat membuat suasana rumah menjadi lebih hangat. Apalagi jika hewan peliharaan tersebut dapat diajak berinteraksi dengan seluruh penghuni rumah. Tentu saja hal itu akan menyenangkan dan membuat Anda semakin  betah berada di rumah.

Tidak semua hewan dapat dijadikan sebagai hewan peliharaan. Syarat utama untuk menjadi hewan peliharaan adalah jenis hewan yang mudah dirawat dan jinak. Berikut ini adalah jenis-jenis hewan yang dapat Anda jadikan peliharaan di rumah:

1.            Kucing

Banyak orang memilih kucing sebagai hewan peliharaan di rumah karena memiliki sifat yang tenang. Kucing juga memiliki tingkah yang lucu dan menggemaskan. Selain itu kucing merupakan hewan jinak yang dapat berinteraksi dengan manusia. Kucing sangat mudah untuk dipelihara dan tidak membutuhkan pemeliharaan khusus. Anda hanya perlu memastikan bahwa makanan dan minumannya tercukupi dengan baik setiap harinya. Kucing sangat cocok untuk Anda yang memiliki pekerjaan yang sibuk dan tidak bisa menghabiskan terlalu banyak waktu dengan hewan peliharaan.

Dengan semua kemudahan tadi pantas saja jika banyak orang menjadikan kucing sebagai hewan peliharaan di dalam rumah. Meskipun demikian jangan lupa untuk memeriksa kesehatannya dan melakukan perawatan secara rutin. Agar kucing tetap sehat dan juga cantik.

2.            Anjing

Anjing merupakan hewan yang sangat setia dan memiliki sifat penyayang. Rasa itu yang membuat anjing terlihat seperti dapat memahami perasaan manusia. Sebelum memutuskan untuk memelihara anjing, Anda harus menyesuaikan jenis anjing yang akan dipelihara dengan kondisi rumah yang Anda tinggali. Karena anjing termasuk hewan aktif yang membutuhkan ruang lebih besar untuk bergerak kesana kemari. Selain itu anjing juga membutuhkan perhatian yang lebih besar. Jika anjing tidak mendapatkan perhatian yang besar, anjing bisa stress dan jatuh sakit.

3.            Ikan

Jika sebelumnya belum pernah memelihara hewan peliharaan, Anda dapat mencoba memelihara ikan sebagai permulaan. Ikan termasuk hewan yang tidak membutuhkan perawatan rutin dan intens. Sehingga terkadang jika tidak diberi makan selama satu hari, ikan masih dapat bertahan hidup. Meskipun demikian jangan lupa untuk merawat ikan dengan rutin mengganti airnya dan memberikan makanan. perhatikan juga jenis ikan yang dipelihara. Karena ada jenis ikan yang mudah dipelihara, seperti ikan cupang dan ikan guppy, atau ada juga ikan yang butuh perhatian khusus, seperti ikan arwana dan ikan louhan.

4.            Burung

Burung juga dapat dijadikan sebagai hewan peliharaan dirumah. Meskipun tidak dapat berinteraksi secara langsung seperti anjing dan kucing, tetapi burung dapat berinteraksi dengan suara. Banyak jenis burung yang dapat mengeluarkan kicauan yang merdu. Kicauan ini dapat meramaikan isi rumah. Begitu juga dengan bulunya yang memiliki warna berbeda-beda akan membuat suasana rumah menjadi ceria.

5.            Kelinci

Kelinci merupakan hewan yang imut dan lucu. Bentuknya yang gemuk dengan mata yang besar membuat siapa saja pasti langsung jatuh hati. Tetapi untuk menjadikan kelinci sebagai hewan peliharaan dibutuhkan persiapan khusus, karena kelinci membutuhkan tempat yang lebih luas untuk menyimpan kandang kelinci. Karena jika tidak ditaruh didalam kandang, kelinci akan sibuk melompat dan tidak bisa diam.

Demikian jenis-jenis hewan yang dapat Anda pelihara didalam rumah. Adanya hewan peliharaan di dalam rumah akan membuat suasana menjadi lebih ramai dan menyenangkan. Namun pastikan jika Anda mampu merawat dan menjaga kesehatan hewan peliharaan Anda agar selalu sehat dan dapat bertahan hidup lebih lama. Berikan perhatian dan ajak bermain.

Rumah yang aman dan nyaman bukan hanya dibutuhkan oleh manusia, tetapi juga hewan peliharaan yang dimiliki. Fasindo Properti merupakan pengembang yang memahami hal tersebut. Kami menyediakan rumah yang ramah lingkungan untuk manusia maupun hewan peliharaan. Hubungi hotline kami di no +6224 355 7797 dan kunjungi website kami di http://fasindoproperti.co.id untuk informasi  lainnya.

Cegah Kebakaran Rumah Dengan Cara Ini!

Rumah dibuat dan dibangun sebagai tempat yang aman untuk ditinggali oleh seluruh keluarga. Meskipun sudah dibangun dengan sempurna, akan tetapi terkadang hal-hal buruk terjadi tanpa rencana, salah satunya adalah kebakaran rumah.

Cegah Kebakaran Rumah Dengan Cara Ini!

Sumber: Unsplash

Kebakaran rumah sering terjadi karena tata letak ruangan yang tidak didukung dengan sirkulasi udara yang baik, atau juga penggunaan berbagai material yang justru mudah terbakar. Dengan demikian, sedikit saja percikan api yang muncul, akan menghasilkan kebakaran besar yang tidak dapat dihindarkan. Untuk meminimalisir terjadinya hal tersebut, sebaiknya pencegahan dilakukan mulai dari sebelum rumah dibangun sampai dengan kebiasaan sehari-hari saat ini.

Berikut ini ada beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mencegah terjadinya kebakaran, yaitu:

1.            Sistem kelistrikan

Kebakaran rumah sering sekali terjadi karena sistem kelistrikan. Biasanya terjadi karena hubungan arus pendek yang dapat membuat titik api, sehingga akan memicu terjadinya kebakaran. Untuk itu gunakan sistem kelistrikan yang sesuai dengan standar keamanan. Meskipun harganya cenderung lebih mahal tetapi lebih aman untuk digunakan.

Kesalahan lain adalah menggunakan stop kontak secara bertumpukan. Stop kontak yang digunakan secara bertumpukan akan membuat aliran listrik menjadi berlebihan yang menyebabkan kabel menjadi panas, mudah sekali rusak dan terbakar. Untuk itu buat colokan listrik sesuai dengan kebutuhan sehingga tidak akan menumpuk pada stop kontak.

2.            Pemilihan material

Penyebab kebakaran rumah lainnya adalah penggunaan material yang mudah terbakar pada bangunan. Seperti kayu, plastik, dan lain sebagainya. Jika tetap ingin membuat rumah dengan tampilan kayu yang cantik, Anda dapat menggunakan material kayu artificial. Kayu artifisial ini sebenarnya bukanlah kayu, tetapi dibuat dari semen yang dibentuk dan di cat khusus sehingga menyerupai kayu sungguhan.

Selain itu hindari menyimpan barang-barang yang mudah terbakar dengan sumber api dan listrik. Seperti jauhkan benda-benda yang terbuat dari plastik di dekat kompor ataupun stop kontak. Hal ini untuk mencegah terjadinya percikan api yang menyebabkan kebakaran.

3.            Desain dapur

Ruangan yang paling sering menjadi sumber kebakaran adalah dapur. Karena dapur berisi peralatan yang menghasilkan api. Untuk itu Anda harus memberikan perhatian ekstra kepada ruangan ini.

Rancang dapur agar memiliki sirkulasi udara yang baik. Sebaiknya letakkan tabung gas dekat dengan ventilasi udara dan jauh dari kompor. Hal ini untuk menghindari penumpukan gas pada area dapur ketika terjadi kebocoran tabung gas.

4.            Siapkan Fire Extinguishers dan Smoke Detector

Selalu siapkan Fire Extinguishers pada area rumah yang memiliki sumber api dan barang-barang yang mudah terbakar, seperti dapur dan ruang gudang penyimpanan. Letakkan Fire Extinguisher pada tempat yang mudah di akses. Jangan lupa untuk merawat Fire Extinguishers dengan baik agar selalu dalam kondisi optimal ketika akan digunakan.

Jika memiliki dana yang berlebih, gunakan Smoke Detector pada semua bagian rumah. Dengan begitu Anda akan mengetahui titik api sejak dini sebelum api membesar dan membuat kebakaran rumah.

5.            Mematikan listrik ketika tidak digunakan

Setelah semua bagian rumah dirancang untuk menghindari kebakaran, ada kebiasaan yang harus dilakukan untuk membuat rumah menjadi tempat yang aman dari kebakaran. Salah satunya adalah kebiasaan untuk selalu mematikan listrik ketika tidak digunakan. Terlebih jika rumah akan ditinggal dalam jangka waktu yang lama, padamkan listrik secara menyeluruh untuk mencegah kemungkinan terjadinya korsleting.

Selain itu gunakan lampu dengan watt yang tidak terlalu tinggi. Kebiasaan ini akan membuat rumah terhindar dari kebakaran dan juga lebih hemat listrik.

Tips diatas dapat dilakukan untuk mencegah terjadinya kebakaran didalam rumah. Tidak hanya dilakukan pada tahap awal pembuatan rumah saja, proses pencegahan ini harus tetap dilakukan dan dijadikan kebiasaan sehari-hari. Lakukan perawatan secara berkala terhadap alat-alat mencegah kebakaran agar tetap dapat digunakan ketika terjadi hal yang tidak diinginkan. Fasindo Property siap membantu sepenuh hati untuk merancang rumah impian yang minim akan resiko kebakaran. Hubungi hotline kami di no +6224 355 7797 dan kunjungi website kami di http://fasindoproperti.co.id untuk informasi  lainnya.

 

Cara Tepat Menjaga Keamanan Di Rumah Tanpa Harus Mempekerjakan Orang Lain

Rumah yang nyaman dan aman untuk ditinggali adalah impian semua orang. Tidak hanya di dalam rumah sendiri, tetapi juga di lingkungan sekitar rumah. Untuk mengamankan lingkungan, biasanya dipekerjakan tim keamanan khusus, seperti satpam yang bertugas untuk menjaga keamanan rumah dan juga lingkungan. Tetapi mempekerjakan orang lain memiliki biaya yang tidak sedikit, dan tidak semua orang mampu untuk menyediakannya.

Cara Tepat Menjaga Keamanan Di Rumah Tanpa Harus Mempekerjakan Orang Lain

Sumber : Unsplash

Ada beberapa cara yang dapat digunakan untuk memaksimalkan keamanan rumah dan lingkungan tanpa perlu mempekerjakan orang lain. Hanya perlu menggunakan beberapa peralatan tambahan dan juga beberapa trik untuk mendapatkan hasil yang maksimal. Meskipun demikian tingkat keamanan yang dihasilkan juga cukup mumpuni untuk meningkatkan keamanan di rumah.

1.                  Kunci Jendela dan Pintu

Mengunci jendela dan pintu ketika keluar rumah merupakan hal yang lumrah untuk dilakukan. Sejak kecil pun sudah selalu diajarkan untuk mengunci jendela dan pintu. Sehingga sudah menjadi kebiasaan yang dilakukan sehari-hari oleh banyak orang. Cara ini adalah cara yang paling sering digunakan oleh masyarakat luas.

2.                  Memasang Teralis

Untuk menambah keamanan di dalam rumah, Anda dapat menambahkan teralis besi pada semua jendela rumah. Dengan adanya teralis besi, pencuri akan kesulitan untuk masuk ke dalam rumah sehingga rumah menjadi lebih aman.

3.                  CCTV

Close Circuit Television (CCTV) berbentuk kamera yang dapat menyiarkan tayangan dengan sinyal tertutup. CCTV ini biasa digunakan sebagai salah satu perlengkapan keamanan. Awalnya penggunaan CCTV hanya digunakan untuk kantor maupun perusahaan besar saja. Tetapi saat ini CCTV juga digunakan untuk mengamankan rumah pribadi. Apalagi dengan teknologi yang semakin canggih yang dapat menghubungkan tayangan CCTV dengan smartphone, membuat Anda dapat mengetahui secara langsung yang sedang terjadi di dalam rumah.

4.                  Sistem Akses

Saat ini sudah tersedia berbagai cara untuk meningkatkan keamanan yang terdapat pada pintu. Mulai dari penggunaaan kartu khusus, sensor mata, sensor sidik jari, dan lain sebagainya,  yang digunakan sebagai akses untuk membuka pintu. Jika memiliki dana yang berlebih, Anda dapat menggunakan sistem akses tertentu di setiap pintu rumah Anda.

5.                  Amankan Barang Berharga

Simpan barang-barang berharga dengan baik. Penyimpanan dapat dilakukan di laci, ataupun lemari yang terkunci. Akan lebih baik lagi jika Anda memiliki brankas khusus untuk menyimpan semua benda-benda penting di rumah. Penyimpanan barang berharga secara sembarangan akan mengundang pencuri masuk kedalam rumah.

6.                  Tetangga Sekitar

Setelah semua sistem keamanan di dalam rumah dimaksimalkan, Anda juga perlu mengamankan sistem keamanan di lingkungan sekitar rumah. Caranya adalah dengan memiliki hubungan yang baik dengan tetangga sekitar rumah Anda. Dengan memiliki hubungan yang baik, maka akan muncul rasa saling melindungi diantara tetangga sekitar yang lain.

7.                  Memilih Rumah di Perumahan

Sebelum memiliki sebuah rumah, kenyamanan dan keamanan harus diutamakan. Jika memiliki dan berlebih, Anda dapat memilih rumah yang berada pada perumahan atau cluster yang menyediakan keamanan extra. Contohnya adalah penggunaan pintu gerbang utama. Yang membuat keluar masuk orang ke dalam perumahan lebih terjaga. Selain itu pada beberapa perumahan cluster menyediakan perimeter wall, yaitu tembok di sekeliling perumahan. Sehingga orang lain tidak dapat memasuki perumahan selain melewati pintu gerbang utama tadi.

Selain kenyamanan, keamanan juga merupakan aspek yang sangat penting di dalam sebuah rumah. Untuk itu, Anda harus mempertimbangkan dengan baik dimana akan tinggal. Ketika memilih rumah yang akan di tinggali, pastikan rumah sudah dilengkapi dengan fasilitas keamanan yang teruji, sehingga tidak perlu mempekerjakan orang lain yang akan membuat pengeluaran biaya semakin besar. Fasindo Property sangat paham dengan kebutuhan ini. Kami telah menyediakan fasilitas keamanan yang tidak perlu dikhawatirkan lagi. Jika Anda membutuhkan informasi lebih lanjut terkait bagaimana mendapatkan rumah sesuai dengan keinginan Anda, Fasindo Property akan siap membantu Anda dengan sepenuh hati. Hubungi hotline kami di no +6224 355 7797 dan kunjungi website kami di http://fasindoproperti.co.id untuk informasi  hunian nyaman dan eksklusif lainnya.

 

Cara Cerdik Membeli Rumah Impian Tanpa Menggunakan DP

Kelesuan ekonomi yang terjadi sampai dengan hari ini, membuat banyak pihak memutar otak untuk tetap mempertahankan usahanya. Begitu juga yang terjadi di sektor properti. Pemerintah menawarkan banyak keringanan ketika mengajukan KPR. Belum lagi berbagai macam tawaran yang diberikan oleh pihak pengembang. Semua itu dilakukan untuk menarik minat para calon pembeli.

Cara Cerdik Membeli Rumah Impian Tanpa Menggunakan DP

Sumber: Unsplash

Untuk membuat calon pembeli semakin tertarik, mulai banyak ditawarkan promo rumah dengan DP nol persen. Tentu saja hal ini membuat banyak calon pembeli tertarik. Karena membeli rumah tanpa DP menjadi angin segar bagi orang-orang yang belum memiliki cukup uang untuk membeli rumah. Dengan cara ini mereka dapat mewujudkan mimpinya untuk memiliki rumah impian.

Dengan adanya penawaran tersebut, ada baiknya untuk tetap melakukan persiapan dan pengecekan sebelum membeli rumah. Ada beberapa tips cerdik yang dapat Anda lakukan untuk membeli rumah tanpa membayarkan DP. Dengan tips ini Anda tidak perlu mengeluarkan uang selama proses pembelian rumah.

1.            Survey Harga

Yang pertama kali harus dilakukan adalah melakukan survey harga pasar di sekitar rumah yang Anda inginkan. Harga rumah mengalami perbedaan setiap tahunnya. Oleh karena itu dengan mengetahui harga pasar saat ini, Anda dapat mengetahui kisaran harga rumah yang diincar. Dari situ juga akan terlihat prospek perkembangan kawasan di masa mendatang. Properti yang berada di daerah yang sepi, harganya cenderung lebih murah. Tetapi terkadang memiliki prospek yang baik, sehingga dua tau tiga tahun kedepan akan menjadi daerah yang ramai dan harga properti menjadi naik.

2.            Menaksir Harga Rumah

Menaksir harga rumah adalah salah satu hal penting yang harus dilakukan ketika Anda akan membeli rumah dengan menggunakan KPR. Umumnya pihak bank akan mendanai pinjaman Anda hingga maksimal 80 persen harga rumah yang ditaksir. Sehingga 20 persen sisanya harus Anda siapkan sendiri. Anda dapat mengakalinya dengan cara mencari rumah yang dijual dibawah harga pasar. Jika ternyata pihak bank menaksir harga rumah itu lebih tinggi, Anda tidak perlu mengeluarkan biaya ketika membeli rumah.

3.            Mencari Rumah Dibawah Harga Pasar

Untuk mencari rumah dengan harga jual dibawah harga pasar memang lebih sulit untuk dilakukan. Anda harus benar-benar mencari penjual yang bermotivasi untuk menjual rumahnya dengan cepat. Biasanya penjual yang seperti ini adalah penjual yang berada di keadaan darurat, seperti untuk membayar biaya pengobatan, membayar sekolah anak, ataupun pindah ke luar negeri. Umumnya mereka akan menjual rumah dengan harga murah, yang penting cepat terjual.

4.            Bekerjasama Dengan Penjual

Setelah ada rumah yang ditaksir dan setuju untuk dibeli, ada baiknya untuk bekerjasama dengan penjual untuk membayarkan DP setelah pengajuan KPR. Yakinkan kepada penjual jika Anda benar-benar yakin untuk membeli meskipun pembayaran ditunda satu bulan. Dengan demikian Anda tidak perlu menggunakan uang pribadi untuk membayar DP.

5.            Mengajukan KPR

Langkah terakhir yang harus dilakukan adalah mengajukan KPR kepada banyak bank sekaligus. Dengan demikian Anda menghemat banyak waktu untuk mendapatkan pinjaman. Jika ada lebih dari satu yang menyetujui, Anda dapat memilih bank mana yang paling banyak menguntungkan Anda. Seperti bunga yang paling rendah ataupun jangka waktu pinjaman yang paling lama.

Dengan sedikit trik yang dilakukan, Anda tidak perlu menyediakan uang untuk membayarkan DP rumah yang diinginkan. Dengan waktu yang singkat, rumah impian akan Anda miliki. Jika Anda membutuhkan informasi lebih lanjut terkait bagaimana mendapatkan rumah sesuai dengan keinginan Anda, Fasindo Property akan siap membantu Anda dengan sepenuh hati. Hubungi hotline kami di no +6224 355 7797 dan kunjungi website kami di http://fasindoproperti.co.id untuk informasi  hunian nyaman dan eksklusif lainnya.

 

 

Baru Saja Pindah Rumah, Simak Tips Beradaptasi Dengan Lingkungan Sekitar

Perubahan adalah hal yang paling sering terjadi didalam kehidupan ini, baik suka maupun tidak. Semua perubahan yang terjadi akan membuat Anda memiliki banyak pengalaman baru dan membuat hidup semakin kaya. Tetapi sayangnya tidak semua orang dapat mengatasi perubahan yang terjadi.

Seperti ketika Anda harus berpindah rumah menuju tempat dan lingkungan yang baru. Ada beberapa orang yang merasa kesulitan untuk melakukan adaptasi di lingkungan yang baru. Salah satu alasannya adalah sudah terbiasa dan merasa nyaman dengan lingkungan yang lama (zona nyaman). Keluar dari zona nyaman adalah hal yang sangat sulit untuk dilakukan.

Baru Saja Pindah Rumah, Simak Tips Beradaptasi Dengan Lingkungan Sekitar

Sumber: Unsplash

Apalagi jika harus memikirkan banyaknya adaptasi yang harus dilakukan dari awal. Beradaptasi terhadap tempat, orang, rutinitas, dan semua hal baru lainnya, tentu saja membutuhkan effort yang sangat besar. Ada beberapa tips yang dapat dilakukan agar Anda dapat beradaptasi dengan lingkungan yang baru.

1.            Mendekorasi Tempat yang Baru

Menyibukkan diri dengan mendekorasi rumah yang baru akan membuat Anda mengalihkan perhatian dari rasa canggung ketika berada di lingkungan yang baru. Lakukan dekorasi sesuai dengan yang Anda inginkan. Kebahagiaan yang didapatkan ketika mendekorasi tempat yang baru akan membuat pikiran menjadi teralihkan dan merasa senang.

Jika ini adalah pertama kalinya keluar dari lingkungan yang lama, Anda dapat mengatur beberapa dekorasi yang mengingatkan kepada rumah lama. Seperti mengatur tempat tidur seperti pada rumah yang lama, ataupun membawa beberapa barang favorit yang terdapat pada rumah lama. Hal ini akan mengurangi kerinduan Anda terhadap rumah yang lama.

2.            Bersosialisasi dengan Tetangga Sekitar

Hal yang paling penting ketika pindah rumah ke daerah yang baru adalah berinteraksi dan bersosialisasi dengan tetangga sekitar rumah. Dengan bersosialisasi Anda akan membuat beberapa teman dan menjaga hubungan baik dengan tetangga. Hal ini tentu saja akan membuat Anda merasa senang dan juga membantu untuk beradaptasi secara cepat.

3.            Pelajari Hal Baru

Berada di lingkungan yang baru akan memiliki beberapa perbedaan jika dibandingkan dengan rumah yang sebelumnya. Oleh karena itu ketika berada di lingkungan yang baru, Anda dapat memanfaatkan waktu dengan mempelajari hal baru yang mungkin selama ini belum pernah Anda coba. Contohnya adalah memasak. Ketika berada di rumah yang lama mungkin saja banyak tersedia rumah makan, sehingga tidak perlu memasak. Untuk menghabiskan waktu, tidak ada salahnya jika saat ini mencoba untuk belajar membuat beberapa masakan.  Hal ini akan menambah keterampilan yang Anda miliki.

4.            Menjelajahi Tempat Baru

Banyak tempat baru yang belum Anda ketahui ketika pindah ke rumah yang baru. Seperti letak pasar, taman, pusat keramaian, maupun letak dari rumah sakit. Tempat-tempat tersebut sangat penting untuk diketahui. Ada baiknya untuk menjelajahi tempat yang baru untuk mencari tempat-tempat tersebut. Sehingga ketika dibutuhkan, Anda sudah mengetahui seluruh tempat tersebut. Menjelajahi tempat yang baru juga akan membuat Anda menjadi lebih cepat untuk beradaptasi.

5.            Lakukan Hal yang Disukai

Proses beradaptasi setiap orang tidak sama. Ada orang yang mampu beradaptasi dengan cepat ketika berada di lingkungan baru, tetapi ada juga yang sebaliknya.  Oleh karena itu melakukan hal-hal yang disukai akan mempermudah Anda ketika melakukan adaptasi. Ketika melakukan hal itu Anda akan merasa senang, sehingga akan mempermudah untuk menjalani keseharian di tempat yang baru.

Tips diatas dapat Anda lakukan untuk membantu beradaptasi dengan lingkungan yang baru ketika pindah rumah. Ketika sudah dapat beradaptasi dengan lingkungan yang baru akan membuat rumah menjadi nyaman. Selain menyediakan rumah yang dilengkapi berbagai fasilitas, kami juga menyediakan lingkungan terbaik yang akan membuat Anda merasa nyaman di rumah. Jika Anda membutuhkan informasi lebih lanjut terkait bagaimana mendapatkan rumah sesuai dengan keinginan Anda, Fasindo Property akan siap membantu Anda dengan sepenuh hati. Hubungi hotline kami di no +6224 355 7797 dan kunjungi website kami di http://fasindoproperti.co.id untuk informasi  hunian nyaman dan eksklusif lainnya.

 

Meskipun Dibayar Secara Kredit, Secara KPR Juga Perlu Persiapan Matang

Banyak sekali kemudahan yang ditawarkan untuk membeli rumah impian. Jika memiliki uang tunai dalam jumlah yang besar, Anda dapat membeli rumah secara tunai. Pembelian rumah secara tunai jauh lebih murah jika dibandingkan pembelian rumah secara KPR. Selain itu banyak juga potongan harga ataupun diskon tambahan yang diberikan.

Meskipun Dibayar Secara Kredit, Secara KPR Juga Perlu Persiapan Matang

Sumber: Unsplash

Jika memiliki dana terbatas, Anda tetap dapat memiliki rumah impian. Salah satu caranya adalah dengan mengikuti program Kredit Pemilikan Rumah (KPR). Dengan mengikuti program KPR, Anda hanya membutuhkan dana yang lebih sedikit untuk membeli rumah. Dana tersebut hanya akan digunakan sebagai uang muka. Sisanya akan dilakukan cicilan yang akan di bayarkan setiap bulannya.

Meskipun demikian ada beberapa tips yang harus dilakukan sebelum Anda memutuskan untuk membeli rumah secara KPR:

  1. Pahami Keuangan Pribadi

Sebelum memutuskan untuk mengajukan cicilan KPR, sebaiknya diperkirakan terlebih dahulu  kemampuan keuangan Anda untuk membayar cicilan rumah. Apakah kondisi keuangan Anda saat ini layak dan mampu untuk melakukan cicilan rumah. Kemampuan ini dapat Anda hitung dengan cara membandingkan rasio hutang dengan aset yang dimiliki. Nilai ideal dari rasio tersebut dibawah 50 persen. Jika nilai yang didapatkan lebih dari 50 persen, berarti nilai hutang Anda saat ini sudah melebihi nilai aset yang dimiliki. Anda harus memperbaiki nilai rasio ini terlebih dahulu sebelum mengajukan KPR. Karena jika memaksakan untuk tetap mengajukan KPR, kemungkinan besar Anda tidak akan mempu menyelesaikan pembayaran cicilan dikemudian hari.

  1. Persiapkan Dana Darurat

Anda harus mempersiapkan dana darurat sebelum mengajukan KPR. Idealnya dana darurat sebesar 6 kali pengeluaran bulanan. Semakin banyak tanggungan yang harus dibayarkan, semakin besar pula kebutuhan dana darurat yang harus disiapkan. Dana ini dipersiapkan untuk memenuhi kebutuhan yang tiba-tiba datang, sehingga tidak akan mengganggu pembayaran cicilan Anda.

  1. Investasikan Dana Untuk Uang Muka

Ada baiknya untuk mengetahui secara pasti kapan Anda akan membeli rumah. Hal ini untuk mempermudah Anda untuk menyiapkan uang muka dan biaya lain yang dibutuhkan. Anda dapat menyiapkan dana yang dibutuhkan kedalam tabungan khusus untuk pembelian rumah. Tabungan ini lebih aman untuk digunakan, meskipun nilainya cenderung tetap, karena bunga tabungan yang kecil. Persiapkan dana yang dibutuhkan, sehingga ketika akan melakukan pembayaran, dana sudah tersedia.

  1. Cicilan Tidak Lebih Dari 35% Penghasilan

Beberapa bank biasanya memberikan beberapa pengecualian untuk menyetujui pengajuan KPR dengan cicilan sampai 50 persen dari penghasilan bulanan. Tetapi pembayaran cicilan yang sangat besar akan membuat Anda kesulitan untuk membayarkan. Bisa jadi alokasi dana Anda untuk kebutuhan yang lain akhirnya terpakai untuk melunasi cicilan KPR. Oleh karena itu hendaknya cicilan KPR tidak lebih dari 35 persen pendapatan bulanan. Agar tidak mengganggu kebutuhan yang lain.

  1. Memiliki Asuransi Jiwa

Mencicil rumah dengan sistem KPR memiliki jangka waktu yang lama, 5 sampai 25 tahun. Didalam jangka waktu tersebut banyak kejadian yang bisa terjadi, salah satunya adalah kematian. Kematian pada orang yang sedang mencicil rumah KPR akan meninggalkan hutang cicilan kepada keluarga yang ditinggalkan. Untuk menghindari hal tersebut, sebaiknya Anda memiliki asuransi jiwa. Asuransi ini biasanya sudah ditawarkan bersamaan ketika pengajuan KPR. Tetapi ada juga yang membebaskan debitur untuk memilih asuransi lain sesuai dengan kemampuan dan kebutuhan masing-masing.

Asuransi jiwa ini sangat bermanfaat, tidak hanya melunasi warisan hutang debitur ketika meninggal dunia, tetapi juga sebagai tambahan biaya hidup keluarga yang ditinggalkan.

  1. Tidak Terburu-buru Melunasi Cicilan

Ketika mengambil kredit secara KPR, Anda akan dijelaskan mengenai keuntungan dan juga resiko yang mungkin terjadi, seperti pinalti ketika dilakukan pelunasan lebih cepat dari waktu yang telah ditentukan. Oleh karena itu ketika memiliki uang lebih yang dapat digunakan untuk pelunasan rumah, lebih baik Anda menghitung terlebih dahulu besarnya pinalti yang mungkin terjadi. Jangan sampai pelunasan yang dipercepat justru akan merugikan Anda.

Ke enam tips tersebut dapat Anda jadikan sebagai bahan pertimbangan sebelum memutuskan untuk mengajukan cicilan KPR, sehingga tidak menimbulkan kesulitan melunasi cicilan dikemudian hari. Jika Anda membutuhkan informasi lebih lanjut terkait bagaimana mendapatkan rumah sesuai dengan keinginan Anda, Fasindo Property akan siap membantu Anda dengan sepenuh hati. Hubungi hotline kami di no +6224 355 7797 dan kunjungi website kami di http://fasindoproperti.co.id untuk informasi  hunian nyaman dan eksklusif lainnya.

Saat Merasa Kurang Nyaman Dengan Lingkungan Tempat Tinggal, Berikut Cara Mengatasinya

Rumah adalah suatu bangunan yang dapat dijadikan tempat tinggal dan juga memberikan rasa aman dan nyaman. Rasa aman dan nyaman yang tercipta, tidak hanya berasal dari dalam rumah saja, tetapi juga dengan lingkungan sekitarnya. Lingkungan yang baik akan membuat Anda merasa betah untuk tinggal.

Saat Merasa Kurang Nyaman Dengan Lingkungan Tempat Tinggal, Berikut Cara Mengatasinya

Sumber: Unsplash

Oleh karena itu, ketika akan memutuskan untuk membeli sebuah rumah, tidak hanya bentuk bangunan saja yang harus dipertimbangkan dengan matang, tetapi juga lingkungan sekitar rumah. Karena terkadang meskipun bangunan rumah bagus dan nyaman, tetapi lingkungan disekitarnya tidak terlalu baik akan membuat Anda menjadi tidak betah dirumah.

Untuk menciptakan lingkungan sekitar rumah yang nyaman terkadang Anda perlu memulainya terlebih dahulu. Ada beberapa tips yang dapat dilakukan ketika lingkungan di sekitar rumah tidak membuat Anda nyaman.

1.            Mengumpulkan Informasi Sebelumnya

Sebelum memutuskan untuk membeli sebuah rumah, ada baiknya jika Anda mengumpulkan informasi terlebih dahulu mengenai lingkungan sekitar dari rumah yang diinginkan. Dengan demikian Anda akan mengetahui seperti apa lingkungan yang akan ditempati nantinya. Jika tidak suka dengan suara yang bising, jangan pindah ke rumah yang berada di pinggir jalan. Tetapi pilih rumah yang berada dilingkungan yang tidak ramai.

2.            Memperkenalkan diri

Ketika akan menempati rumah yang baru, jangan lupa untuk memperkenalkan diri kepada tetangga sekitar. Anda dapat membuat undangan acara syukuran rumah baru dan mengundang tetangga sekitar untuk datang, ataupun mendatangi satu per satu rumah tetangga secara langsung untuk berkenalan. Dengan demikian tetangga sekitar akan mengetahui siapa Anda dan juga menjalin hubungan yang baik di kemudian hari.

3.            Berempati

Cobalah untuk berempati terhadap kejadian yang berhubungan dengan tetangga sekitar rumah. Contohnya ketika melakukan renovasi rumah yang menimbulkan kebisingan. Kunjungi tetangga dan sampaikan permohonan maaf atas kebisingan yang terjadi.

Begitu pula sebaliknya, ketika merasa terganggu atas kegiatan yang dilakukan tetangga, Anda dapat memberikan teguran langsung tetapi dengan cara yang sopan dan halus, sehingga tidak menyakiti perasaan mereka.

4.            Pahami Peraturan yang Berlaku

Ketika masuk kedalam lingkungan yang baru, Anda harus melakukan penyesuaian dengan cepat terhadap lingkungan yang baru. Setiap tempat biasanya memiliki peraturan tertentu yang harus dijalankan oleh seluruh penghuni. Contohnya adalah pembayaran uang iuran warga, yang berhubungan dengan sampah, ataupun hal yang lainnya. Dengan mengetahui berbagai hal tersebut Anda akan berpartisipasi terhadap lingkungan sekitar, yang secara tidak langsung akan membuat Anda menjadi bagian dari komunitas perumahan tersebut.

5.            Saling Tolong Menolong

Tetangga adalah keluarga terdekat Anda. Oleh karena itu usahakan untuk selalu menjalin hubungan baik dengan saling tolong menolong. Jangan ragu untuk menawarkan bantuan pada tetangga yang kesusahan. Karena kelak ketika terjadi kesusahan, mereka adalah orang pertama yang akan memberikan bantuan.

6.            Menyelesaikan Masalah Secara Kekeluargaan

Jika terjadi masalah yang tidak dapat dihindari, ada baiknya untuk menyelesaikan masalah tersebut secara kekeluargaan. Apabila masih belum juga terselesaikan, Anda dapat meminta bantuan dari pihak ketiga untuk melakukan mediasi. Dengan melakukan hal tersebut akan tercipta solusi yang tepat. Sehingga kedua belah pihak akan merasa tidak dirugikan.

Lingkungan rumah merupakan salah satu aspek penting dalam menciptakan kenyamanan. Untuk itu kita perlu membangun hubungan baik yang terjalin diantara tetangga sekitar. Selain itu, kita juga harus pandai-pandai dalam memilih lingkungan rumah yang tepat, Fasindo Property akan siap membantu Anda dengan sepenuh hati untuk menciptakan kenyamanan dalam rumah. Hubungi hotline kami di no +6224 355 7797 dan kunjungi website kami di http://fasindoproperti.co.id untuk informasi  hunian nyaman dan eksklusif lainnya.

Apa Perbedaan KPR Rumah Baru Dan Rumah Second?

Saat ini semakin banyak cara untuk dapat memiliki sebuah rumah impian. Salah satunya adalah dengan menggunakan sistem KPR (Kredit Pemilikan Rumah). Sistem ini dianggap sebagai cara yang paling mudah untuk dapat memiliki rumah impian. Karena Anda tidak perlu menyediakan uang dengan jumlah yang sangat besar ketika akan membeli rumah. Biaya pembelian rumah dapat dicicil dalam kurun waktu tertentu, sehingga menjadi lebih ringan.

Apa Perbedaan KPR Rumah Baru Dan Rumah Second?

Sumber : Unsplash

KPR ini tidak saja digunakan untuk membeli rumah baru, tetapi juga dapat digunakan ketika akan membeli rumah bekas. Hanya saja ada beberapa perbedaan antara proses pembelian rumah baru dengan rumah bekas. Berikut penjelasannya:

Syarat KPR Rumah Baru

Ada beberapa syarat yang harus dipenuhi ketika akan mengajukan KPR. Syarat-syarat tersebut adalah:

  1. Warga Negara Indonesia (WNI)
  2. Usia minimum 21 tahun atau sudah menikah. Dan memiliki batas maksimum usia 55 tahun untuk karyawan atau 65 tahun untuk wiraswasta ketika cicilan lunas.
  3. Menyiapkan dokumen administrasi, seperti:
  4. Fotokopi KTP, KK, dan Surat Nikah
  5. Fotokopi rekening koran selama 3 bulan terakhir
  6. Slip gaji bagi karyawan, laporan keuangan bagi pengusaha
  7. Surat Keterangan Kerja bagi karyawan, surat keterangan usaha (SIUP) bagi pengusaha
  8. Pas foto
  9. Dokumen sertifikat rumah yang akan digunakan sebagai jaminan

KPR dapat diajukan ke berbagai bank yang menyediakan program ini. Mulai dari bank swasta sampai bank pemerintah menyediakan program KPR. Anda dapat mencari informasi terlebih dahulu bank mana yang memberikan penawaran dan bunga yang lebih rendah sebelum memutuskan untuk mengajukan pinjaman. Biasanya beberapa bank akan memberikan penawaran-penawaran menarik, seperti diskon ataupun hadiah jika mengajukan KPR pada bank tersebut.

Syarat KPR Rumah Bekas

Tidak hanya rumah baru, KPR juga dapat digunakan untuk membeli rumah bekas. Tetapi memang tidak semua bank memiliki program tersebut. Oleh karena itu jika Anda ingin mengajukan KPR untuk membeli rumah bekas, cari tahu terlebih dahulu bank yang mengadakan program tersebut.

Pada dasarnya proses pengajuan pembelian rumah bekas tidak jauh berbeda dengan pengajuan pembelian rumah baru. Hanya ada beberapa langkah yang harus dilakukan sebelumnya sebelum mengajukan pembelian secara KPR di bank. Langkah tersebut adalah:

1.                  Memilih Rumah dan Negosiasi

Pilihlah rumah bekas yang Anda inginkan, lalu lakukan negosiasi dengan pemilik rumah. Biasanya pemilik rumah akan memberikan potongan harga jika Anda pintar bernegosiasi. Hal ini cukup penting, karena bank hanya akan membiayai 80 persen dari total harga jual, sisanya harus Anda lunasi secara langsung kepada pemilik rumah. Jika potongan harga yang diberikan sangat banyak, tentu saya itu sangat menguntungkan Anda.

Jika harga sudah disepakati, buatlah surat kesepakatan antara penjual dan pembeli mengenai harga yang telah disepakati. Surat ini digunakan sebagai lampiran ketika akan mengajukan KPR ke bank.

2.                  Mengajukan ke Bank

Setelah kesepakatan dengan pemilik rumah terjadi, Anda dapat mengajukan KPR ke bank dengan membawa semua dokumen yang diperlukan, seperti KTP, KK, surat nikah, fotokopi rekening koran, slip gaji, surat keterangan kerja, dan pas foto. Selain semua persyaratan tadi, Anda juga harus membawa copy IMB (Izin Mendirikan Bangunan), sertifikat bangunan, bukti pembayaran PBB (Pajak Bumi dan Bangunan), dan surat kesepakatan yang telah dibuat sebelumnya.

3.                  Appraisal

Tahapan ini adalah proses survei dan juga proses menaksir nilai properti yang diajukan. Semua proses ini dilakukan oleh bank.

4.                  Penerbitan SPK

Setelah disetujui, bank akan memberikan Surat Perjanjian Kredit (SPK) yang didalamnya berisi rincian biaya kredit, bunga, pinalti, dan lain sebagainya. Anda harus membaca surat ini dengan baik karena semua biaya yang akan Anda bayarkan dijelaskan didalam surat ini.

5.                  Akad

Setelah SPK selesai, Anda harus melunasi biaya yang muncul selama proses pengajuan KPR, seperti biaya administrasi, asuransi, pajak, dan juga biaya notaris. Setelah semuanya selesai, akad akan dilakukan dihadapan notaris. Notaris akan membacakan hak dan kewajiban masing-masing pihak. Setelah itu, kunci rumah akan diserahkan kepada Anda.

Setelah mengetahui perbedaan pengajuan KPR untuk rumah baru dan rumah bekas, Anda tidak perlu khawatir lagi ketika akan mengajukan KPR. Anda dapat mempersiapkan semua persyaratannya terlebih dahulu, sehingga proses pengajuan dapat berjalan dengan lebih cepat dan lebih baik. Fasindo Property menyediakan berbagai pilihan rumah untuk ditinggali, baik rumah baru maupun informasi rumah bekas. Jika Anda membutuhkan informasi lebih lanjut terkait bagaimana mendapatkan rumah sesuai dengan keinginan Anda, Fasindo Property akan siap membantu Anda dengan sepenuh hati. Hubungi hotline kami di no +6224 355 7797 dan kunjungi website kami di http://fasindoproperti.co.id untuk informasi  hunian nyaman dan eksklusif lainnya.

 

Membantu Anak Sekolah Online Di Rumah Dengan Menciptakan Ruang Belajar Yang Nyaman

Pandemi Covid-19 sampai saat ini masih belum juga selesai. Justru terdapat kenaikan jumlah pasien positif dan juga meninggal dunia. Karena hal tersebut maka pemerintah masih tetap mengadakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di semua daerah. Setiap kegiatan harus dilakukan dari rumah, seperti bekerja dan juga sekolah.

Selama pandemi terjadi sekolah ditutup dan semua proses pembelajaran dilakukan secara online dari rumah masing-masing. Belajar dari rumah tentunya berbeda dengan belajar langsung secara tatap muka di sekolah. Suasana sekolah, ruang kelas, dan juga teman-teman, membuat anak-anak lebih senang belajar dari sekolah. Oleh karena itu orang tua harus membuat suasana yang nyaman di rumah untuk membuat anak-anak tetap semangat selama sekolah dilakukan secara online.

Membantu Anak Sekolah Online Di Rumah Dengan Menciptakan Ruang Belajar Yang Nyaman

Sumber: Unsplash

Kondisi ruang belajar yang baik, dapat berpengaruh terhadap tingkat konsentrasi anak. Selain itu tata ruang yang nyaman akan membuat anak menjadi semangat dan juga rileks ketika belajar. Orang tua dapat menciptakan semua itu dirumah dengan beberapa panduan sebagai berikut:

1.            Disesuaikan dengan kebutuhan anak

Setiap anak memiliki proses yang berbeda ketika belajar. Ada yang senang belajar suasana yang sepi dan teratur, ada juga anak yang senang belajar dengan suasana yang ramai. Karena itu siapkan ruangan sesuai dengan kebutuhan anak Anda. Untuk anak yang senang dengan suasana yang sepi, siapkan ruangan belajar yang tidak sering dilalui orang lain, contohnya menjadi satu dengan kamar tidur. Tetapi jika anak senang belajar sambil berinteraksi dengan orang lain, maka ruang belajar bisa disiapkan di dekat ruang keluarga.

2.            Ruangan yang tidak terlalu santai

Ruangan yang nyaman, akan membuat anak menjadi lebih senang untuk belajar dengan waktu yang lebih lama. Tetapi jangan menyediakan ruangan yang terlalu santai. Karena bukannya belajar, anak malah terlalu santai dan tidak menyelesaikan tugas yang harus dibuat. Contohnya ketika anak senang belajar di atas tempat tidur. Memang nyaman untuk anak, tetapi terkadang anak akan ketiduran dan justru tidak belajar dengan baik.

3.            Buat ruang belajar yang ergonomis

Selain tata letak yang nyaman, posisi belajar anak juga harus dibuat senyaman mungkin. Caranya adalah dengan membuat ruang belajar yang ergonomis, khususnya meja dan kursi belajar yang digunakan. Dengan peralatan yang ergonomis, meskipun belajar dalam jangka waktu yang panjang, anak tidak akan merasa kelelahan.

Idealnya tinggi meja belajar setara dengan pinggang mereka. Pastikan juga ketika meletakan siku diatas meja, pundak tidak terangkat. Ketika duduk dikursi, anak dapat meletakkan kakinya rata dilantai. Jika anak menggunakan komputer, pastikan posisi monitor sejauh 20-30 cm di depannya dan letaknya sejajar dengan mata anak.

4.            Pencahayaan dan sirkulasi udara

Pastikan pencahayaan di ruang belajar memiliki cahaya yang terang sehingga anak tidak lelah ketika membaca. Selain itu usahakan ruang belajar memiliki sirkulasi udara yang baik. Karena ketika menghirup udara yang segar dapat meningkatkan fungsi kinerja otak.

5.            Sediakan semua peralatan yang dibutuhkan

Agar proses belajar tidak terganggu karena kurangnya satu atau dua barang, sediakan semua peralatan yang dibutuhkan anak ketika proses belajar. Contohnya, kalender, kalkulator, gunting, penggaris, dan lain sebagainya. Buat lemari khusus yang dapat digunakan untuk menyimpan semua peralatan tersebut. Minta anak untuk selalu mengembalikan peralatan yang telah digunakan ke tempat seharusnya. Hal ini untuk melatih tanggung jawab dan juga agar peralatan selalu tertata dengan rapi. Ruangan yang rapi akan membuat anak merasa nyaman ketika belajar.

6.            Dekorasi ruangan

Meskipun digunakan untuk belajar, ruangan ini juga butuh diberikan sentuhan dekorasi agar lebih menarik. Ajak anak untuk mendekorasi ruang belajar bersama-sama. Anda dapat memberi poster, gambar, ataupun hiasan yang anak suka. Meskipun di ruang belajar anak tetap dapat menikmati ruang belajarnya.

Dengan memiliki ruang belajar yang nyaman, anak akan tetap semangat meskipun belajar dari rumah. Selain itu kreativitas dan juga produktifitas anak akan meningkat. Kami menyediakan tipe rumah yang nyaman untuk anak Anda belajar dari rumah. Jika Anda membutuhkan informasi lebih lanjut terkait bagaimana mendapatkan rumah sesuai dengan keinginan Anda, Fasindo Property akan siap membantu Anda dengan sepenuh hati. Hubungi hotline kami di no +6224 355 7797 dan kunjungi website kami di http://fasindoproperti.co.id untuk informasi  hunian nyaman dan eksklusif lainnya.

 

Ingin Renovasi Rumah Tapi Takut Over Budget? Simak Hal Yang Harus Dipersiapkan

Rumah yang sudah lama ditempati terkadang menimbulkan beberapa kerusakan pada beberapa bagian rumah. Awal muncul kerusakan mungkin tidak terlihat dengan jelas. Tetapi jika dibiarkan maka kerusakan akan menjadi parah dan meluas ke bagian yang lain.

Ingin Renovasi Rumah Tapi Takut Over Budget? Simak Hal Yang Harus Dipersiapkan

Sumber: Unsplash

Kerusakan yang sudah melebar dan semakin parah tentu membutuhkan banyak perbaikan. Tidak jarang perbaikan harus dilakukan secara besar-besaran, dan akhirnya dilakukan renovasi keseluruhan pada bagian tertentu dari rumah.

Selain itu proses renovasi juga dapat dilakukan ketika membeli rumah dengan kondisi baru. Renovasi dilakukan dengan tujuan untuk menambahkan beberapa fasilitas tambahan, ataupun ingin mempercantik ruangan yang sebelumnya kurang menarik. Sehingga rumah lebih nyaman ketika ditinggali.

Proses renovasi tidak dapat dilakukan tanpa perencanaan yang matang. Banyak kekhawatiran yang muncul ketika akan melakukan renovasi. Salah satunya adalah faktor biaya.  Yang sering terjadi ketika melakukan renovasi adalah biaya yang dikeluarkan akan melebihi budget yang sudah disediakan.

Agar kondisi keuangan Anda tidak membengkak ketika melakukan renovasi, simak beberapa tips dibawah ini:

1.            Riset Terlebih Dahulu

Ada baiknya untuk melakukan beberapa riset yang terkait dengan renovasi yang akan dilakukan. Seperti harga material, banyaknya material yang dibutuhkan, biaya tukang, ataupun hal yang lainnya. Jika perlu, Anda dapat meminta rekomendasi dari orang-orang terdekat yang sudah pernah melakukan renovasi sebelumnya. Tujuan dari diadakannya riset ini, agar Anda dapat memperkirakan berapa dana yang dibutuhkan untuk melakukan renovasi. Selain itu Anda juga dapat mengetahui harga yang lebih murah dengan kualitas yang lebih baik yang dapat Anda gunakan ketika renovasi nantinya.

2.            Buat Perjanjian

Anda dapat membuat perjanjian dengan tukang bangunan sebelum melakukan renovasi. Perjanjian itu dapat berisi tentang waktu pengerjaan dan juga biaya yang dibayarkan untuk mengerjakan renovasi. Tukang bangunan yang memiliki banyak pengalaman pasti sudah dapat memperkirakan waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan renovasi yang diminta. Yang sering terjadi adalah waktu pengerjaan yang molor sehingga membuat biaya menjadi membengkak.

3.            Tentukan Bagian yang Direnovasi

Tentukan secara rinci bagian rumah yang akan di renovasi. Jangan sampai Anda melakukan renovasi pada bagian rumah yang sebenarnya belum perlu dilakukan renovasi. Selain menghabiskan banyak waktu, pengerjaan ini akan menghabiskan banyak biaya. Detailkan semua yang perlu dilakukan ketika renovasi. Hal ini dilakukan untuk meminimalisir pengeluaran yang tidak diperlukan karena proses renovasi hanya difokuskan pada bagian yang harus di renovasi saja.

4.            Siapkan Anggaran

Sebelum melakukan renovasi, siapkan terlebih dahulu anggaran khusus yang akan digunakan untuk proses renovasi. Sediakan dana lebih banyak daripada anggaran yang telah diperhitungkan sebelumnya. Sehingga Anda tidak akan kehabisan dana ketika proses renovasi berjalan. Proses renovasi yang berhenti sebelum selesai dikerjakan akan membuat rumah menjadi tidak nyaman untuk ditempati.

5.            Gunakan Material yang Masih Bisa Digunakan

Ketika melakukan renovasi terkadang masih ada material yang masih bisa digunakan kembali. Untuk menghemat uang Anda dapat menggunakan material lama tersebut untuk digunakan kembali kedalam proses renovasi. Hal ini bisa dilakukan asalkan material masih dalam kondisi yang baik dan memiliki struktur yang kuat.

Begitu juga halnya dengan furniture yang akan digunakan. Anda dapat menggunakan furniture lama yang masih memiliki kondisi yang baik. Jika tampilan furniture tidak sesuai dengan tampilan hasil renovasi yang baru, Anda dapat melakukan re-painting ataupun re-design sehingga tampilannya nanti akan seperti baru lagi

Melakukan renovasi rumah memang harus dilakukan dengan penuh perhitungan dan persiapan yang matang untuk menghindari besarnya biaya tambahan yang mungkin muncul. Jika Anda membutuhkan informasi lebih lanjut terkait bagaimana mendapatkan rumah sesuai dengan keinginan Anda, Fasindo Property akan siap membantu Anda dengan sepenuh hati. Hubungi hotline kami di no +6224 355 7797 dan kunjungi website kami di http://fasindoproperti.co.id untuk informasi  hunian nyaman dan eksklusif lainnya.