Berencana Hidup Terpisah Dengan Anak Di Masa Tua, Kriteria Rumah Yang Tepat Untuk Lansia

Berencana Hidup Terpisah Dengan Anak Di Masa Tua, Kriteria Rumah Yang Tepat Untuk Lansia

Berencana Hidup Terpisah Dengan Anak Di Masa Tua, Kriteria Rumah Yang Tepat Untuk Lansia

Rumah merupakan kebutuhan penting bagi semua orang, mulai dari anak kecil, remaja, dewasa, bahkan lansia. Hal ini karena rumah merupakan tempat tinggal yang menjadi kebutuhan pokok setiap orang untuk hidup. Tidak hanya sebagai tempat tinggal dan tempat berteduh, rumah juga sebagai tempat berkumpul keluarga.

Berencana Hidup Terpisah Dengan Anak Di Masa Tua, Kriteria Rumah Yang Tepat Untuk Lansia

Sumber Unsplash

Tinggal bersama-sama dengan orang tua merupakan kebahagiaan tersendiri. Karena anak dapat mewujudkan baktinya dengan merawat mereka di hari tuanya. Tetapi ada beberapa orang yang justru ingin tinggal terpisah dari anaknya saat memasuki usia lanjut. Mereka berpikir jika hidup terpisah akan membuat anak-anaknya tidak terbebani, dan hidup lebih tenang. Namun, sebelum itu ada hal yang harus diperhatikan salah satunya adalah kenyamana dan keselamatan lansia didalam rumah. Rumah yang ditinggali harus disesuaikan dengan penghuninya bukan? Terdapat beberapa kebutuhan khusus yang harus diperhatikan dalam penataan rumah untuk lansia.

1.      Tambahkan Pegangan

Pergerakan lansia yang terbatas, membuat mereka seringkali berpegangan pada benda-benda sekitar. Hal itu dilakukan untuk mempermudah dan menjaga keseimbangan mereka ketika beraktivitas sehari-hari. Oleh sebab itu tidak ada salahnya jika Anda menyiapkan pegangan pada setiap dinding. Tinggi dari pegangan dapat disesuikan dengan tinggi badan, sehingga lansia tetap merasa nyaman ketika bertumpu pada pegangan.

2.      Lantai Tidak Licin

Lantai yang licin merupakan hal yang sangat membahayakan bagi lansia. Dengan keseimbangan yang sudah berkurang jauh, mereka lebih mudah tergelincir ketika permukaan lantai licin. Untuk membuat lantai yang aman bagi lansia, sebaiknya beri karpet ataupun tikar anti slip pada permukaan lantai. Atau jika perlu Anda dapat memasang lantai kayu (parquet) pada lantai ruangan.

3.      Ruangan yang Luas

Hal lain yang harus diperhatikan adalah ruangan yang lebih luas, khususnya untuk lansia yang menggunakan bantuan dari kursi roda. Ruangan yang luas akan memudahkan mereka untuk bergerak dengan kursi roda. Begitu juga halnya dengan lansia yang menggunakan bantuan tongkat untuk berjalan.

4.      Hindari Tangga

Kegiatan yang paling ditakutkan oleh lansia adalah naik turun tangga. Naik dan turun tangga akan membuat mereka kelelahan dan dapat menyebabkan sakit pada punggung. Selain itu perbedaan tinggi lantai pada anak tangga tidak akan terlihat dengan jelas bagi para lansia, sehingga mereka lebih mudah untuk jatuh.

Sebaiknya kamar untuk lansia berada dilantai dasar. Selain dekat dengan ruangan yang lain, proses naik turun tangga tidak perlu dilakukan. Atau jika terpaksa harus berada dilantai dua, Anda dapat menambahkan lift untuk mempermudah mereka naik dan turun.

5.      Desain Kamar Mandi Khusus

Rancangan khusus selanjutnya adalah kamar mandi. Usahakan kamar mandi terletak bersebelahan dengan kamar tidur lansia, atau bahkan dapat dibuat menyatu dengan kamar tidur. Gunakan pintu yang mudah di buka dan ditutup, seperti pintu geser. Sebaiknya pilihlah toilet duduk untuk kamar mandi. Dengan menggunakan toilet ini akan menjaga orang tua tidak kesulitan untuk bangun setelah selesai buang air. Hal yang tidak kalah penting lainnya adalah tetap menambahkan pegangan pada kamar mandi.

6.      Desain Kamar Tidur Khusus

Lansia memiliki kesulitan untuk berjalan ataupun memiliki gangguan lainnya sehingga menyulitkan mereka untuk bergerak. Oleh karena itu jangan isi furnitur yang terlalu banyak di dalam kamar lansia. Jangan gunakan lemari penyimpanan yang terlalu tinggi yang akan mengakibatkan mereka kesulitan untuk menjangkaunya. Gunakan furniture sederhana didalam kamar tidur lansia.

7.      Barang Bersejarah

Setiap lansia pasti memiliki barang-barang dengan nilai sejarah khusus bagi mereka. Agar tidak merasa kesepian dan menimbulkan kesan nostalgia, Anda dapat menempatkan benda-benda tersebut didalam ruangan. Perasaan senang akan membuat psikologi mereka tetap positif, ini sangat berpengaruh terhadap kesehatan mereka.

8.      Bel Pemanggil

Banyaknya keterbatasan dari lansia, sebaiknya dipasang bel pemanggil ditempat yang mudah mereka jangkau, seperti disamping tempat tidur. Bel ini digunakan untuk mempermudah mereka memanggil anggota keluarga yang lain ketika ada sesuatu yang mereka butuhkan.

9.      Area Terbuka

Rumah yang ditempati oleh lansia harus berkonsep sehat dan alami. Hal tersebut dapat di capai dengan menggunakan material alam dan juga banyaknya tumbuhan yang diletakkan disekitar rumah. Udahakan banyak area terbuka agar lansia dapat menghirup udara segar sepanjang hari. Tentu saja hal itu menyehatkan mereka.

10.  Pencahayaan yang Terang

Semakin tua, kemampuan penglihatan lansia akan menurun. Karenanya setiap ruangan harus terang agar mereka dapat melihat dengan jelas. Cat tembok yang terang akan membuat ruangan menjadi semakin terang. Lebih baik lagi jika cahaya yang didapatkan dari sinar matahari. Selain memberikan pencahayaan yang baik, sinar matahari juga baik untuk kesehatan lansia.

Rumah yang baik untuk masa tua tentunya rumah yang aman dan nyaman, untuk itu sebelum hari itu terjadi sebaiknya anda mengemperhatikan hal-hal di atas.

 

Jika Anda membutuhkan informasi lebih lanjut terkait bagaimana mendapatkan rumah sesuai dengan keinginan Anda, Fasindo Property akan siap membantu Anda dengan sepenuh hati. Hubungi hotline kami di no +6224 355 7797 dan kunjungi website kami di http://fasindoproperti.co.id untuk informasi  hunian nyaman dan eksklusif lainnya.

More To Explore

Open chat
Hello 👋
Can we help you?