Ingin Punya Rumah Dekat Pantai Untuk Disewakan? Simak Tipsnya Berikut Ini

Siapa yang ingin memiliki rumah dengan pemandangan lautan lepas? Tentu hampir semua orang menginginkan hal tersebut. Rumah yang memiliki pemandangan pantai dan laut lepas ibarat sebuah rumah idaman dimana tak perlu jauh-jauh untuk berlibur, cukup di teras atau di halaman belakang saja sudah bisa menikmati pemandangan indah seperti itu. Apalagi hampir setiap hari Anda bisa melihat sunset ataupun sunrise.

Ingin Punya Rumah Dekat Pantai Untuk Disewakan Simak Tipsnya Berikut Ini

Sumber : Unsplash

Memiliki rumah yang dekat dengan tempat wisata seperti pantai sangat cocok digunakan untuk menghabiskan waktu bersama keluarga ketika libur panjang. Kehidupan kota yang sibuk tentu membuat tubuh terasa lelah bahkan stress. Rumah tersebut juga cocok untuk ditinggali saat Anda dan pasangan telah pensiun, karena pemandangan yang indah membuat masa tua Anda berdua terasa lebih tenang dan tetap romantis.

Bukan hanya sebagai tempat tinggal di masa tua, memiliki rumah di dekat pantai juga bisa menjadi aset investasi yang menguntungkan. Selama musim libur Anda bisa menyewakannya sebagai homestay untuk wisatawan.

Terdengar menguntungkan bukan? Tapi membeli rumah di dekat pantai tidak semudah yang kita bayangkan, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. Apa saja itu? Simak berikut ini:

1.      Lokasi

Sama halnya jika Anda membeli rumah di tengah perkotaan, lokasi rumah turut menjadi kunci penting yang harus Anda perhatikan jika ingin membeli rumah dekat dengan pantai. Pastikan lokasi yang Anda pilih bisa diakses dengan mudah. Apalagi jika rumah tersebut kelak akan dijadikan homestay, tentu Anda perlu memperhatikan kenyamanan wisatawan.

Carilah rumah yang lokasinya dekat dengan titik wisata. Hal ini bertujuan agar uang yang Anda keluarkan saat membeli rumah, dapat segera kembali alias balik modal. Sehingga, ada baiknya Anda mencari lokasi yang diperkirakan memiliki nilai pertumbuhan yang tinggi dari waktu ke waktu.

2.      Memiliki pemandangan yang bagus

Pastikan rumah yang Anda beli memiliki pemandangan yang bagus misalnya laut lepas, tanpa dihalangi bangunan lain. Pemandangan seperti ini tentu banyak dicari oleh wisatawan, karena mereka dapat melihat sunset atau sunrise tanpa perlu keluar rumah.

Akan lebih bagus lagi, jika rumah tersebut memiliki akses langsung ke pantai hanya dengan berjalan kaki saja. Rumah seperti ini umumnya sangat memang cukup sulit ditemukan, namun bukan berarti tidak ada. Pemandangan indah menjadi poin of sale yang bisa Anda tawarkan kelak ke calon penyewa.

3.      Jumlah kamar tidur yang banyak

Liburan ke pantai umumnya dilakukan oleh kalangan keluarga ataupun segerombolan anak-anak muda. Untuk itu, ada baiknya Anda mencari rumah yang memiliki banyak kamar sehingga dapat menampung lebih banyak orang. Dengan jumlah kamar yang cukup banyak, maka Anda bisa mengenakan biaya lebih untuk setiap kamar tidur tambahan yang nanti akan digunakan oleh calon penyewa.

4.      Persiapkan biaya yang akan dikeluarkan untuk renovasi rumah

Umumnya rumah yang terletak di dekat pantai merupakan rumah lama. Untuk itu, selain menyediakan biaya untuk membeli rumah, Anda juga harus menyiapkan biaya untuk merenovasi. Selain itu, rumah yang berdekatan dengan pantai sangat rentan terhadap erosi dan kerusakan lainnya yang disebabkan oleh angin. Sehingga saat Anda hendak merenovasi rumah, pastikan struktur pondasinya merupakan pondasi batu bata yang padat. Jika sewaktu-waktu rumah tersebut mengalami kerusakan, maka secepatnya Anda perbaiki agar tidak semakin parah dan merusak bagian rumah yang lain.

5.      Perhatikan iklim setempat

Sangat penting bagi Anda utuk memastikan property yang telah dibeli aman untuk segala musim. Anda perlu mencari rumah yang memiliki temperatur suhu udara dengan fungsi ganda, bisa menjadi penghangat ataupun pendingin. Sehingga siapapun yang tinggal di sana akan merasa nyaman tanpa takut dengan perubahan musim kemarau atapun penghujan.

6.      Pastikan rumah tersebut ramah lingkungan

Pantai merupakan lingkungan alam bebas yang sepatutnya kita jaga. Untuk itu, selain struktur bangunan yang kuat, hal lain yang perlu Anda pastikan adalah material bangunan tersebut idak merusak alam. Perhatikan pula bagaimana sistem pembuangan sampai rumah tangga di sana. Jangan sampai keinginan untuk berbisnis properti di tempat wisata justru merusak lingkungan yang ada di sekitarnya.

Bagaimana setelah memahami penjelasan di atas Anda tak perlu pusing lagi jika ingin membeli rumah dekat dengan pantai atau templat wisata lainnya. Jika Anda ingin memiliki hunian dengan panorama eksotis seperti yang ada di pulau Bali. Segera hubungi kami melalui fasindoproperty.co.id selama 2 dekade terakhir kami telah terbukti menyediakan hunian yang aman, nyaman, dan menenangkan. Bukan hanya di Bali saja, kami juga hadir di daerah lain seperti Semarang, Kabupaten Semarang, Salatiga, Cibinong, dan Jepara. Segera hubungi kami, karena rumah impian Anda sudah menanti.

Ingin Dapat Potongan Harga Dari Pihak Pengembang? Simak Tips Berikut Ini

 

Masa New Normal saat ini, tentu semua sektor tengah memperbaiki pemasarannya, termasuk sektor properti. Meskipun perlahan mulai membaik terkadang dari pihak pengembang maupun perbankan terus memutar otak agar penjualan properti, khususnya rumah tetap berjalan, bahkan meningkat.

Tentu ada banyak promo menarik yang sangat memanjakan mata bagi kita semua, mulai dari bebas biaya administrasi, potongan harga (diskon), hingga DP 0%. Tentu semua itu sangat menggiyurkan bagi kita yang ingin memiliki rumah idaman sesegera mungkin.

Ingin Dapat Potongan Harga Dari Pihak Pengembang Simak Tips Berikut Ini

Sumber : Freepik

Bukan hanya itu saja, bahkan ada penawaran dari pihak pengembang untuk membeli rumah dengan skema KPR tanpa bayar cicilan pokok dan bunga KPR selama beberapa bulan ataupun tahun. Memang, DP dan bunga KPR merupakan bahan pertimbangan bagi banyak orang yang saat hendak membeli rumah. Jika DP rumah KPR terlalu besar, tentu beberapa dari kita akan kesulitan untuk menabung agar dapat melunasinya. Meskipun demikian saat masih masa pandemi seperti ini tentu membeli properti adalah hal yang cukup sulit, karena kita harus menyiapkan dana yang cukup besar di masa krisis seperti sekarang.

Sedangkan jika bunga KPR yang dikenakan cukup tinggi, tentu hal ini turut membuat cicilan perbulannya semakin besar pula. Untuk itu, tak ada salahnya jika Anda meminta potongan harga atau diskon dari pihak pengembang. Tapi bagaimana caranya? Untuk simak beberapa tips berikut ini.

1.      Carilah pengembangan yang dapat diajak untuk bernegosiasi

Untuk mendapatkan rumah dengan harga yang lebih murah, hal pertama yang harus dilakukan adalah Anda bisa mencari tahu pengembang mana yang membuka pintu untuk bernegosiasi. Sehingga mereka tidak saklek pada patokan harga yang ada.

Untuk mengetahuinya, Anda bisa mencari informasinya di internet, ikut pameran rumah, atau meminta rekomendasi dari teman ataupun sanak keluarga yang memiliki pengalaman membeli rumah sebelumnya. Anda jangan khawatir, karena ada banyak pengembang yang mau diajak bernegosiasi dengan calon pembelinya. Melakukan penawaran harga, boleh-boleh saja asal harga yang diajukan masih cocok, sehingga pihak pengembangpun dapat menyetujuinya.

Jika memang diskon yang diberikan hanya 5% itu sudah lumayan dibanding tidak sama sekali. Sehingga tak ada salahnya untuk memanfaatkan diskon tersebut.

2.      Lakukan negosiasi di waktu yang tepat!

Sebenarnya bisa-bisa saja meminta diskon asal kita mengajukannya di waktu yang tepat. Contohnya di masa pandemi seperti ini, umumnya tak terlalu banyak rumah yang laku dijual, sehingga sangat mungkin bagi Anda untuk mendapatkan diskon.

Bahkan bisa saja, pihak pengembanglah yang justru menawarkan potongan harga. Untuk itu jangan ragu melakukan penawaran hingga mencapai kesepakatan harga. Jika Anda meminta diskon saat ekonomi sudah membaik, maka daya beli pun akan naik, sehingga akan sulit pihak pengembang untuk menyetujuinya. Sebab permintaan pasti tinggi meskipun harga rumah mahal dan suku bunganya juga tinggi.

3.      Siapkan uang sebagai bukti keseriuasan Anda membeli rumah

Sebelum meminta diskon ke pihak pengembang pastikan Anda sudah menyiapkan dananya terlebih dahulu. Jangan sampai, pihak pengembang sudah menyetujuinya namun Anda belum menyiapkan uangnya, atau malah harus pinjam dulu ke bank.

Kesiapan dana Anda adalah bukti keseriuasan dalam membeli rumah, sehingga pihak pengembang tak segan-segan memberikan diskon.

4.      Cobalah lobi-lobi saat mendatangi pameran properti atau pre-launching

Tips yang terakhir adalah Anda bisa melakukan negosiasi dengan pihak pengembang saat mendatangi pameran properti ataupun acara pre-launcing rumah. Umumnya pada acara-acara tersebut pihak pengembang akan membahas tentang diskon dan berbagai promo menarik lainnya. Promo-promo tersebut tentu akan memikat calon pembeli. Jika sudah cocok dengan rumah yang ditunjukan, Anda bisa saja menemui pihak pengembang dan ajaklah untuk bernegosiasi. Mungkin saja, Anda bisa mendapatkan diskon khusus, hal ini juga bisa Anda lakukan pada acara pre-launching, dimana rumah yang ditawarkan masih dalam tahap pembangunan.

Saat negosiasi umumnya pihak pengambang akan mematok harga tertentu, meskipun demikian Anda bisa berpeluang mendapatkan diskon khusus dengan membeli secara cash keras ataupun pelunasan DP.

Dengan keempat tips di atas, diharapkan Anda bisa mendapatkan potongan harga saat membeli rumah impian. Bagi Anda yang ingin memiliki rumah idaman namun dengan harga yang terjangkau jangan ragu untuk berkonsultasi dengan kami melalui fasindoproperty.co.id

Selama 2 dekade terakhir kami telah terbukti menyediakan hunian yang nyaman dan aman bagi masyarakat kelas menengah. Nikmati rumah impian Anda dengan menghubungi kami sekarang juga.

Hendak Membeli Rumah Pertama Kali? Hindari 5 Kesalahan Berikut Ini

Membeli rumah pertama kali tentu menjadi pengalaman yang tak pernah dilupakan bagi seseorang. Bagi Anda yang pernah memiliki pengalaman tersebut tentu ada banyak persiapan yang dilakukan agar rumah yang ditinggali ini dapat membuat Anda sekeluarga nyaman. Meskipun demikian tentu kita harus berhati-hati karena hampir sebagian orang sering melakukan kesalahan saat membeli rumah pertama kalinya. Tentu kesalahan-kesalahan tersebut dapat merugikan kita di suatu saat nanti.

Hendak Membeli Rumah Pertama Kali Hindari 5 Kesalahan Berikut Ini

Sumber : freepik.com

Untuk itu jika Anda hendak membeli rumah untuk pertama kalinya. Ada baiknya Anda tidak terjebak pada penawaran yang ada, mungkin saja pihak pengembang tersebut menonjolkan sisi harga yang lebih murah, akan tetapi secara kualitas dan fasilitas yang di dapat kurang mencukupi.

Apalagi saat membeli rumah pertama kali, tentu hal yang ingin Anda cari adalah kenyamanan bukan? Dengan lokasi yang strategis dan harga beli yang sesuai dengan budget yang dimiliki itulah yang selalu ada di benak saat ingin membeli rumah. Nah, agar tidak merugi kedepannya berikut ini adalah kesalahan-kesalahan yang perlu dihindari saat membeli rumah untuk pertama kalinya.

1.      Terkesan dengan kondisi rumah dari luarnya saja

Sama seperti saat kita sedang jatuh cinta pada seseorang, umumnya kita akan menyukai rumah dari tampilan luarnya terlebih dahulu. Padahal tampilan bisa saja menipu, untuk itu ada baiknya Anda perlu mengetahui seluk beluk tentang rumah tersebut sebelumnya. Jangan hanya tergoda pada tampilan luarnya saja.

Akan sangat fatal jika Anda hanya membeli rumah berdasarkan tampilannya saja. Saat Anda merasa mulai terpesona oleh tampilan rumah, sebaiknya segera sadarkan diri dan pertimbangakan, kira-kira berapa harga yang harus dibayar, dan jika bisa dicicil coba tanyakan berapa kali dan bagaimana skema pencicilan rumah tersebut, dengan demikian Anda dapat memperkirakan apakah harga rumah tersebut masih bisa dijangkau atau tidak.

2.      Tidak mengamati bagaimana lingkungan sekitar rumah yang akan dibeli

Rumah yang nyaman bukan hanya tentang interior dan perabotan saja, rumah yang nyaman tentu memiliki lingkungan yang aman pula. Mungkin saja, rumah tersebut memiliki tampilan yang bagus, serta harga yang bisa anda jangkau. Akan tetapi, jika ternyata area rumah rawan tergenang banjir atau lokasinya sulit untuk dijangkau, tentu hal ini akan mempersulit Anda bukan? Untuk itu, kondisi lingkungan sangat berpengaruh terhadap kenyamanan penghuninya, lingkungan ini bukan hanya lingkungan alam saja namun juga lingkungan sosial.

Sebaiknya lakukan survei terlebih dahulu sebelum membeli rumah, amati terlebih dahulu bagaimana kawasan rumah tersebut, apakah rawan banjir, rawan macet, lalu bagaimana tingkat kriminalitas di sana? Cobalah anda bertanya pada warga sekitar yang tinggal di dekat rumah yang hendak dibeli.

3.      Bayar cicilan rumah tak sesuai dengan penghasilan yang diperoleh

Jika Anda membeli rumah dengan skema KPR maka hal yang perlu diperhatikan adalah cicilan bulanannya. Ingat, cicilan rumah tersebut jangan sampai melebihi pendapatan yang diperoleh setiap bulannya. Untuk itu, Anda perlu memperhitungkan terlebih dahulu antara pendapatan, kebutuhan utama, dan lainnya.

Jika memang masih banyak uang yang tersisa setiap bulannya, mungkin Anda akan sanggup membayar cicilan rumah, namun ingat pastikan harga rumah yang dibeli disesuaikan dengan kemampuan finansial Anda. Jika nanti Anda mendapatkan bonus atau kelebihan uang, bisa saja dialokasikan ke cicilan KPR.

4.      KPR dengan tenor yang singkat

Semakin singkat waktu tenol yang ada pilih dalam mencicil KPR, maka cicilan perbulan yang harus disetorkan akan semakin besar. Sedangkan kondisi keuangan yang dimiliki belum bisa diketahui secara pasti, apakah mungkin jika suatu saat Anda akan membutuhkan dana darurat untuk kepentingan mendesak? Untuk itu, pilih tenor yang cukup dengan budget yang telah disiapkan sebelumnya. Jangan bersikap terburu-buru, pahamilah bila membeli rumah tentu membutuhkan persiapan.

5.      Melupakan biaya ekstra

Membeli rumah dengan KPR, tentu ada biaya lain yang harus Anda ikut hitung. Biaya tambahan tersebut umumnya berupa biaya materai, biaya notaris, pajak properti, biaya aplikasi dan lain sebagainya. Meskipun terdengar tidak terlalu besar, dibanding cicilannya perbulan, akan tetapi jika Anda tidak menyiapkan itu bisa-bisa dana yang disiapkan akan membengkak.

Demikian 5 hal kesalahan yang sering dilakukan saat akan membeli rumah untuk pertama kalinya. Dengan menghindari kesalahan tersebut rumah yang Anda tinggali akan nyaman dan aman tanpa ada sesuatu yang ditakuti suatu saat nanti. Bila Anda masih menyimpan pertanyaan terkait proses pembelian rumah Anda bisa berkonsultasi dengan kami melalui fasindoproperty.co.id Jangan ragu untuk menghubungi kami khususnya bagi Anda yang ingin memiliki hunian nyaman dan aman di area Kota ataupun Kabupaten Semarang, Salatiga, Cibinong, Jepara, dan Bali.

Cara Kredit Rumah Untuk Milenial, Lebih Praktis Dan Mudah

Milenial sering diributkan dengan gaya hidup yang selalu hits abis. Banyak orang yang menganggap jika kalangan milenial adalah anak muda yang tidak menyiapkan segala kebutuhan hidup di masa mendatang, termasuk perihal tempat tinggal. Mungkin sebagian dari Anda juga bertanya-tanya, mau sampai kapan tinggal di kostan, kontrakan atau di rumah orangtua? Bahkan ada yang berandai jika suatu hari memiliki rumah sendiri. Tapi apa mungkin?

Tentu saja mungkin, memang saat ini membeli rumah bukan hal yang murah dan mudah. Perlu biaya yang besar dan waktu yang panjang. Sehingga kebanyakan dari kalangan millenial memilih untuk menunda keinginan untuk membeli rumah sampai mereka berkeluarga. Atau lebih memilih untuk mengejar mimpinya telebih dahulu, entah itu travelling keliling dunia, fokus berkarir, dan lain sebagainya.

Cara Kredit Rumah Untuk Milenial, Lebih Praktis Dan Mudah

Sumber: unsplash

Memiliki rumah sendiri untuk generasi milenial, mungkinkah?

Dibalik semua kondisi di atas, sebenarnya bisa-bisa saja Anda memiliki rumah sebelum menikah atau saat berusia 20an. Ya, memang harga properti bukan harga yang murah, akan tetapi nilainya yang terus bertambah seiring berjalannya waktu sehingga menjadikan rumah sebagai aset yang sangat menjanjikan di masa mendatang. Mungkin Anda masih merasa kesulitan untuk membeli rumah karena nominal gaji yang diperoleh setiap bulan belum besar, padahal uang yang saat didapatkan hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan harian dan gaya hidup.

Saat ini kebutuhan millenial cenderung beragam, jika dulu hanya sekadar sandang, pangan, dan papan. Saat ini kebutuhan berubah menjadi lebih banyak seperti gadget, berlanggan streaming, travelling, nonton konser, datang ke festival, dan lain sebagainya. Tentu kebutuhan yang sebenarnya bukan kebutuhan itu cukup menguras uang yang ada di dompet Anda bukan?

Padahal banyak loh milenial yang ternyata bisa membeli rumah meskipun usianya masih muda. Zaman sekarang kita telah dimudahkan oleh teknologi dan sistem yang ada, sehingga akan lebih praktis untuk membeli rumah tanpa harus pusing-pusing.

Untuk Anda yang masih muda, namun sudah berpikir memiliki rumah sendiri berikut ini merupakan tips yang dapat diterapkan antara lain:

1.      Kurangi nongkrong dan hal lain yang memerlukan biaya besar

Makan di luar dan nongkrong bersama teman adalah hal yang biasanya dilakukan. Namun ingat, jangan terlalu sering. Meskipun yang Anda pesan hanya minuman dan snack, tapi jika dilakukan terlalu sering tentu memakan biaya pengeluaran yang cukup besar.

Akan lebih baik, uang yang biasanya digunakan untuk nongkrong bersama teman dialokasikan sebagai tabungan, yang nantinya dipakai untuk membayar DP KPR rumah. Hal ini bukan berarti Anda dilarang untuk nongkrong, hanya saja terapkan hidup hemat jika Anda ingin memiliki rumah impian.

2.      Menabung emas atau deposito

Meskipun sudah klasik, tapi cara ini sangat membantu Anda dalam proses menabung. Mungkin sebagian dari kita cukup kesulitan memisahkan rekening bank untuk keperluan sehari-hari dan tabungan. Jika demikian, tentu sebaiknya Anda memilih skema menabung yang baru, misalnya membuka tabungan jangka panjang, deposito, atau reksadana. Selain itu, Snda juga bisa membeli emas dan menyimpannya sebagai tabungan.

3.      Ingat pilih rumah yang sesuai dengan kebutuhan bukan hanya trend

Inilah yang terkadang menjadi kesalahan para milenial, kebanyakan dari mereka memilih sesuatu dari tren atau apa yang nampak di media sosial, termasuk dalam hal tempat tinggal. Padahal saat memilih rumah, ada baiknya Anda menyesuaikannya dengan kebutuhan. Semakin besar dan memadai fasilitas yang dimiliki, akan semakin mahal harga rumah tersebut. Ingat juga, Anda tak perlu membeli rumah yang terlalu besar agar bisa ditinggali. Catatlah semua kebutuhan Anda agar bisa mengidentifikasi rumah seperti apa yang ingin dimiliki.

4.      Pilihlah KPR DP mulai dari 0%

Umumnya DP atau uang muka KPR menjadi salah satu syarat yang harus dipenuhi saat hendak mengambil KPR. Namun anda tak perlu khawatir karena saat ini banyak pihak pengembang maupun yang menawarkan pembayaran DP mulai dari 0%. Tentu anda bisa memilih fasilitas tersebut tanpa takut uang muka yang jumlahnya cukup besar tersebut.

5.      Pilih tenor KPR terpanjang

Ingat, Anda masih muda masih memiliki waktu yang panjang untuk memiliki rumah. Sehingga tak ada salahnya jika memilih tenor KPR jangka panjang. Dengan pendapatan yang masih terbatas jangan sampai besarnya KPR justru menjadi beban anda. Tenor KPR yang panjang tentu memiliki cicilan yang lebih rendah.

Bagaimana, siap memiliki rumah sendiri? Jika Anda berniat memiliki hunian nyaman khususnya di kota Semarang, segera hubungi kami fasindoproperty.co.id untuk berkonsultasi. Kami sangat terbuka akan kebutuhan Anda untuk memiliki rumah di usia yang masih muda. Tunjukkan eksistensi Anda sebagai milenial dengan memiliki rumah idaman sendiri.

Baru Menikah? Lebih Baik Sewa Atau Beli Rumah Saja? Simak Pembahasannya

Selayaknya pasangan yang baru saja menikah pada umumnya, Anda dan pasangan tentu sangat ingin memiliki tempat tinggal yang nyaman tanpa harus menumpang di rumah orangtua. Tinggal terpisah dari orangtua tentu menjadi sebuah kesepakatan yang telah dibuat oleh Anda dan pasangan jauh-jauh hari. Akan tetapi, terkadang semua itu tak berjalan mulus, mengingat kebutuhan paska menikah yang banyak terkadang sulit bagi beberapa pasangan untuk hidup terpisah dari kedua orangtuanya.

Baru Saja Menikah Lebih Baik Sewa Atau Beli Rumah Saja Simak Pembahasannya

Sumber : unsplash

Memiliki rumah sendiri tentu menjadi PR yang cukup besar, mengingat banyaknya biaya yang harus disiapkan. Selain perihal dana, terkadang sulit bagi beberapa orang memiliki rumah yang letaknya strategis, khususnya bagi Anda dan pasangan yang masih berusia produktif. Misalnya saja, apakah rumah yang akan ditinggali lokasinya dekat dengan tempat Anda atau pasangan bekerja? Atau lokasinya dekat dengan fasilitas umum yang dibutuhkan seperti rumah sakit, pusat perbelanjaan, hingga sekolah untuk anak anda berdua nantinya.

Membeli rumah tentu bukan perkara yang mudah, untuk itu ada alternatif lain yang bisa Anda berdua pilih yakni dengan menyewa tempat tinggal yang nyaman. Baik membeli ataupun menyewa tentu memiliki kelebihan dan kekurangannya. Nah, sebagai bahan pertimbangan Anda mana yang sebaiknya dipilih? Berikut ini adalah pembahasannya, simak baik-baik di bawah ini.

Membeli rumah

Tentu setiap pasangan yang baru saja menikah tentu menginginkan memiliki rumah sendiri. Bahkan hampir 80 persen orang yang membeli rumah pertama kalinya adalah pasangan yang baru menikah. Meskipun demikian ada beberapa kelebihan dan kekurangan yang perlu Anda ketahui terlebih dahulu sebelum akhirnya memutuskan untuk membeli rumah, antara lain:

1.      Rumah = investasi jangka panjang

Seperti yang kita tahu jika dari tahun ke tahun harga properti akan terus mengalami kenaikan. Hal ini disebabkan oleh perkembangan kota dan pembangunan infrastruktur yang semakn maju dan membaik. Sehingga jika anda saat ini membeli rumah, maka suatu saat jika Anda dan pasangan hendak menjualnya maka nilai jual rumah anda akan jauh lebih tinggi dalam beberapa tahun mendatang. Sehingga bisa dikatakan, membeli rumah setelah menikah, sama halnya dengan berinvestasi jangka panjang pada sektor properti.

2.      Hak milik

Tentu rasanya akan lebih nyaman untuk tinggal di rumah yang memang milik anda sendiri. Sehingga anda bisa meninggali rumah tersebut dalam jangka waktu yang lama. Bukan hanya itu saja, rumah yang Anda beli saat ini bisa saja diwariskan kepada anak dan cucu nanti. Meskipun saat ini Anda dan pasangan dibebani dengan cicilan yang harus dibayar setiap bulan, namun jika angsuran tersebut berakhir keuntungan tersebut telah Anda miliki secara mutlak.

3.      Lokasi

Harga rumah tentu juga dipengaruhi oleh lokasinya, semakin dekat dengan tengah kota dan fasilitas umum maka rumah akan semakin mahal. Selain itu, luasan pada rumah di tengah kota cenderung lebih terbatas. Sedangkan, rumah di pinggir kota memiliki harga yang lebih terjangkau dan luas. Akan tetapi Anda harus menempuh perjalanan yang cukup jauh agar sampai di kantor.

Menyewa rumah

Menyewa rumah mungkin menjadi salah satu alternatif yang bisa dipilih jika Anda dan pasangan belum memiliki dana yang besar agar bisa membeli rumah sendiri. Adapun kelebihan dan kekurangan yang dimiliki antara lain:

1.      Harga yang lebih terjangkau

Mungkin Anda dan pasangan masih dalam kondisi finansial yang belum stabil. Sehingga untuk mengeluarkan dana yang besar anda berdua harus berpikir berkali-kali apalagi umumnya pasangan muda cenderung mengalokasikan tabunganya untuk bulan madu dan pesta resepsi. Sehingga menyewa rumah adalah alternatif yang cocok bagi pasangan yang tetap ingin terpisah dari orangtua, karena biaya yang dikeluarkan tidak terlalu tinggi.

2.      Lokasi

Pasangan muda yang baru saja menikah umumnya masih aktif bekerja dan merintis karir. Sehingga lokasi yang strategis menjadi bahan pertimbangan untuk memilih tempat tinggal. Dengan menyewa rumah tentu anda akan lebih bebas memilih lokasi yang dekat dengan kantor, bahkan jika harus dimutasi ke tempat lain anda dan pasangan tinggal mencari rumah sewa yang baru.

3.      Biaya perawatan

Terkadang biaya perawatan juga membutuhkan dana yang cukup besar, namun saat menyewa rumah Anda tak perlu takut karena jika ada kerusakan yang tak sengaja anda bisa menghubungi pemilik rumah agar diperbaiki. Namun hal ini tergantung perjanjian yang disepakati di awal ya.

Sebenarnya baik menyewa ataupun membeli, keduanya memiliki kelebihan dan kekuranganya. Apapun yang Anda pilih, pastikan tempat tinggal tersebut mencukupi kebutuhan Anda. Namun, yang menjadi catatan adalah pastikan agen properti yang dipilih untuk melakukan transaksi pembelian rumah merupakan agen properti yang terpercaya. Salah satunya adalah agen properti Fasindo yang telah terbukti selama 2 dekate menciptakan huniaan berkelas bagi kalangan kelas menengah. Lokasi yang Anda pilih sangat beragam, Anda bisa menemukan kami di kota Semarang, Salatiga, Cibinong, Jepara, dan Bali. Untuk konsultasi lebih lanjut bisa hubungi kami melalui fasindoproperty.co.id

Semoga tips di atas bermanfaat.

Tak Harus Selalu Menunggu Suami, Wanita Juga Bisa Memiliki Rumah Sendiri

Umumnya kalangan wanita tidak dituntut untuk hidup mapan, selayaknya pria. Wanita diminta untuk melayani suami dengan baik agar suami lebih bersemangat dalam bekerja, sehingga penghasilan yang diperoleh pun bertambah. Akan tetapi, saat ini semakin banyak kalangan wanita yang turun ambil andil dalam menyeimbangkan finansial demi tujuan pernikahan. Banyak dari mereka yang ikut bekerja keras guna meraih hal yang diinginkan bersama.

Tak Harus Selalu Menunggu Suami, Wanita Juga Bisa Memiliki Rumah Sendiri

Sumber : Freepik

Kondisi finansial rumah tangga yang mungkin kurang mencukupi membuat beberapa hal belum terpenuhi dengan baik, salah satunya adalah kebutuhan tempat tinggal alias rumah pribadi. Rumah tentu menjadi kebutuhan yang penting jika anda sudah berkeluarga. Terkadang banyak wanita yang menunggu sang suami agar keinginan memiliki rumah sendiri segera terpenuhi, padahal sebagai wanita anda juga bisa membeli rumah tersebut tanpa harus menunggu pasangan.

Membeli rumah bukan perkara yang mudah, memang ada beberapa hal yang perlu direncanakan secara matang terlebih dahulu. Bagi anda yang berencana membeli rumah untuk masa mendatang, berikut ini adalah tipsnya.

1.      Tetapkan goals anda

Sebelum mewujudkan keinginan untuk memiliki rumah di tahun ini atau tahun depan. Pastikan terlebih dahulu jika anda telah memiliki rangkaian rencana dan tujuan yang jauh-jauh hari sebelumnya. Ingat, membeli rumah sendiri tentu butuh perencanaan jangka panjang dan tentunya komitmen yang kuat dalam diri sendiri. Untuk itu, langkah pertama yang harus dilakukan agar anda bisa memiliki rumah sendiri adalah menetapkan tujuan kira-kira kapan hal itu akan terjadi, dan rumah seperti apa yang ingin dibeli. Apakah tujuan itu akan dicapai dalam  3 atau 5 tahun mendatang? Menetapkan tujuan sejak awalakan membantu anda untuk lebih termotivasi dan disiplin dalam mencapainya.

2.      Disiplin dalam mengatur keuangan

Langkah selanjutnya yang harus anda lakukan ialah mengelola keuangan dengan cara yang disiplin. Ada berbagai tips yang bisa diterapkan dalam mengelola keuangan dengan mudah. Anda bisa memilih  cara terbaik dan efektif yang tentunya disesuaikan dengan kondisi anda serta besarnya pemasukan yang ada.

Disiplin mengelola keuangan akan membuat anda terhindar dari pengeluaran yang mungkin tidak dibutuhkan. Bukan hanya itu saja, anda juga akan bisa menabung saat keuangan bulanan berjalan sesuai dengan apa yang direncanakan.

3.      Terapkan gaya hidup hemat mulai sekarang

Menerapkan gaya hidup sehat menjadi poin penting jika anda memiliki keinginan membeli rumah. Jika ada pepatah yang mengatakan “Hemat pangkal Kaya” maka pernyataan tersebut ada benarnya. Karena dengan hidup hemat, anda dapat menyisihkan uang lebih banyak untuk menabung.

Gaya hidup hemat bukan berarti anda menjadi pribadi yang pelit. Gaya hidup hemat artinya, anda mengesampingkan berbelanja barang-barang yang mungkin belum diperlukan.

4.      Cari pendapatan tambahan

Selain menerapkan gaya hidup sehat, hal lain yang tak kalah penting dilakukan adalah mencari pendapatan tambahan. Hal ini akan menambah uang yang anda tabung sehingga lebih cepat memiliki rumah. Anda bisa mencari pendapatan tambahan dengan menjadi pekerja lepas atau freelancer, atau membuka usaha kecil-kecilan di rumah. Atau anda bisa memanfaatkan sistem dropshipper atau reseller dimana keduanya sistem tersebut tidak membutuhkan modal.

5.      Mulailah berinvestasi

Saat uang yang anda kelola ternyata masih tersisa (uang dingin), anda bisa menggunakan uang tersebut untuk berinvestasi. Ada macam instrumen investasi yang minim risiko mulai dari emas, deposito, dan Reksadana. Invetasi tersebut bisa memberikan hasil yang lumayan sehingga semakin cepat anda memperoleh rumah impian.

Meskipun sebagai wanita, bukan berarti anda harus menunggu suami untuk memiliki rumah impian. Dengan rencana yang matang, bisa jadi anda dapat membeli rumah sendiri dan membanggakan suami. Jika anda berencana memiliki rumah di wilayah kota Semarang, atau di daerah lain seperti Jepara, Salatiga, atau Bali. Anda bisa menghubungi kami melalui fasindoproperty.co.id kami sangat terbuka dengan keinginan anda untuk memiliki rumah impian.

Pengantin Baru?  Simak Sampai Akhir Cara Investasi Yang Bisa Dipertimbangkan

Membangun rumah tangga tentu bukan hanya cinta dan kasih sayang saja. Ada banyak elemen yang perlu dipelajari, mulai dari parenting, komunikasi, keintiman, dan finansial. Memulai hubungan rumah tangga bagi pasangan yang baru saja menikah tentu akan ada banyak hal yang perlu disiapkan. Kedua pasangan harus memiliki rencana setelah menikah, salah satu rencana yang harus diperhitungkan dengna baik adalah perencanaan keuangan. Perencanaan keuangan bukan hanya melingkupi penghasilan kedua pasangan saja. Ada hal lain yang tak kalah penting untuk diperhitungkan secara matang seperti jumlah tabungan, besarnya hujan, serta peluang investasi.

Pengantin Baru Simak Sampai Akhir Cara Investasi Yang Bisa Dipertimbangkan

Sumber : Unsplash

Terkadang karena gejolak asmara yang masih membara beberapa pasangan melupakan kondisi finansial rumah tangga. Apalagi pesta pernikahan sering memakan biaya yang tak sedikit, sehingga kondisi keunganan rumah tangga perlu dirancang sesegera mungkin. Jika anda memang tak memiliki hutang akibat pesta pernikahan yang digelar dan justru memiliki uang tabungan tak ada salahnya melakukan investasi.

Merencanakan investasi bersama pasangan memang harus dipikirkan dan dipertimbangkan matang-matang. Ada banyak model investasi yang bisa dipilih sebagai salah satu cara mengalokasikan uang dengan baik. Meskipun kita sering mendengar kabar berita investasi yang menguntungkan, akan tetapi kita perlu cermat dan berhati-hati dalam memilih investasi apa yang baik untuk pengantin baru. Berikut ada adalah cara investasi yang mungkin bisa menjadi bahan pertimbangan anda.

1.      Maksimalkan hadiah pernikahan

Biasanya setelah merayakan pesta resepsi, anda dan pasangan akan mendapatkan banyak hadiah dari para tamu undangan. Hadiah tersebut bisa berupa perabotan, aksesoris pasangan, hingga uang tunai.

Nah, anda bisa memanfaatkan uang tunai tersebut untuk keperluan investasi. Cobalah untuk berdiskusi dengan pasangan anda, apa yang akan direncanakan dengan uang tersebut. Setelah itu, pilihkan instrumen investasi yang tepat, serta berapa persen jumlah yang yang akan diinvestasikan dan akan digunakan untuk keperluan sehari-hari. Dengan demikian, uang hadiah ini tidak akan terbuang secara percuma.

2.      Lunasi hutang

Seperti yang telah dijelaskan secara singkat, pesta pernikahan terkadang meninggalkan hutang. Jika anda bisa melunasinya sendiri setelah pesta berakhir tentu itu sangat bagus. Namun, jika ternyata anda belum memiliki dana yang besar untuk menutup hutang tersebut. Sebaiknya hadiah pernikahan anda gunakan untuk melunasinya terlebih dahulu, sebelum melakukan investasi. Beban hutang yang besar akan membuat kondisi finansial anda menjadi tidak stabil. Untuk itu, sebelum membahas investasi, lunasilah semua hutang-hutang anda dulu.

3.      Rancang tujuan investasi

Setelah semua hutang lunas, hal yang perlu anda siapkan adalah menentukan tujuan investasi. Pada dasarnya ada 2 jenis investasi yakni jangka panjang dan jangka pendek. Investasi jangka pendek umumnya digunakan untuk tujuan seperti membeli kendaraan, berlibur, atau bulan madu. Sedangkan investasi jangka panjang bertujuan untuk biaya pendidikan anak, masa pensiun, dan membeli rumah.

4.      Tentukan instrumen investasi mana yang akan dipilih

Jika anda dan pasangan sudah menentukan apa tujuan yang ingin dicapai saat berinvestasi nanti. Maka langkah selanjutnya adalah menentukan instrumen investasi mana yang cocok dengan anda dan pasangan. Anda bisa memilih instrumen investasi seperti: reksadana, emas, deposito, dan tentunya rumah.

Jenis investasi tersebut tentu memiliki kelebihan dan kekurangan, namun sepakati bersama instrumen mana yang paling cocok. Ingat jenis investasi kecil memiliki risiko yang kecil, begitupun sebaliknya.

5.      Investasi rumah adalah pilihan yang bijak dan tepat

Berkaitan dengan poin sebelumnya, rumah merupakan instrumen investasi yang bisa anda pertimbangkan bersama pasangan. Rumah sangat cocok untuk dijadikan investasi bagi pasangan yang baru menikah. Mengingat jika salah satu hal yang perlu dibutuhkan oleh pasangan baru adalah hunian yang nyaman dan tidak menumpang dengan orangtua. Rumah selain menjadi investasi, juga bisa menjadi tempat bagi anda dan keluarga tinggal hingga masa tua nanti. Untuk itu, tak ada salahnya jika anda dan pasangan mulai mempertimbangkan rumah sebagai bentuk investasi jangka panjang.

Demikian tips yang dapat dibagikan. Jika anda berminat untuk berinvestasi dalam bentuk rumah, namun dana yang dimiliki belum besar. Tak perlu khawatir, anda bisa menghubungi kami fasindoproperty.co.id kami menyediakan skema pembayaran KPR yang akan mempermudah anda memperoleh hunian yang aman dan nyaman. Kami hadir di kota Semarang, Kabupaten Semarang, Salatiga, Cibinong, Jepara, dan Bali. Kami adalah agen property yang dapat anda percayai.

 

Kenapa Memiliki Rumah Sendiri Di Usia Muda Lebih Menguntungkan?

Rumah adalah salah satu kebutuhan pokok manusia, dimana rumah menjadi tempat kita pulang setelah jauhnya menempuh perjalanan. Akan tetapi, saat ini rumah bukan hanya sekadar tempat tinggal belaka, rumah kini menjadi aset investasi yang menjanjikan untuk masa mendatang. Selain bisa ditinggali, rumah kini juga bisa diwariskan anak cucu, ataupun dijual/dikontrakan untuk kepentingan yang mendesak.

Kenapa Memiliki Rumah Sendiri Di Usia Muda Lebih Menguntungkan

Sumber : Freepik

Umumnya, orang akan memiliki rumah setelah mereka membina rumah tangga. Akan tetapi hal ini kemudian bergeser, banyak anak muda yang mulai menabung untuk memiliki rumah terlebih dahulu sebelum mereka menikah. Keputusan ini didasari atas keinginan untuk tinggal terpisah dari orangtua, sehingga mereka dapat hidup lebih mandiri.

Memiliki rumah di usia muda memang memiliki banyak keuntungan, selain uang tabungan dialokasikan dalam bentuk aset lebih cepat. Adapun keuntungan lain yang membuat anda akan ikut tertarik segera memiliki rumah. Apa saja keuntungannya? Simak berikut ini.

1.      Anda akan memiliki waktu menyicil yang lebih panjang

Membeli rumah tentu membutuhkan waktu yang cukup panjang dan dana yang besar, apalagi jika skema pembelian rumah yang anda pilih adalah KPR. Saat sedari dini kita mengambil cicilan rumah, maka akan lebih mudah bagi kita untuk segera memilikinya. Apalagi dengan kondisi yang masih lajang tentu kebutuhan yang dimiliki belum terlalu besar. Anda tidak perlu memikirkan kebutuhan lain seperti biaya sekolah anak, ataupun biaya rumah tangga lainnya.

2.      Penyaluran gaji ke hal yang positif

Dibanding membuang uang gajian untuk kesenangan sesaat. Akan lebih baik jika anda memanfaatkannya untuk membayar setoran KPR. Dengan keputusan ini, maka gaji yang anda dapatkan setiap bulannya, sebagian akan teralokasi pada pembayaran KPR. Tentu ini lebih bermanfaat dan positif, dibanding membeli benda mewah lain yang belum tentu anda butuhkan.

3.      Motivasi untuk lebih bekerja keras lagi

Anak muda tentu membutuhkan motivasi yang besar agar bisa meraih puncak kesuksesan. Salah satu cara agar kita lebih termotivasi untuk bekerja lebih keras lagi adalah dengan memiliki rumah sendiri. Dengan tanggung jawab cicilan rumah setiap bulannya tentu akan membuat anda merasa harus bekerja lebih agar cicilan tersebut segera terlunasi. Meskipun saat ini anda belum merencanakan pernikahan, akan tetapi anda tetap harus bersemangat untuk memiliki rumah sendiri. Mungkin saja, modal memiliki rummah sendiri, membuat anda lebih percaya diri untuk mendapatkan pasangan hidup yang tepat.

4.      Dapat mewujudkan rumah impian dengan mendekorasi rumah sendiri

Setiap orang tentu memiliki rumah impiannya, termasuk anda. Menyicil rumah sejak usia muda tentu sangat menguntungkan bagi anda, karena anda bisa mendekorasi sendiri tampilan interior ataupun eksterior rumah tersebut. Anda tak perlu khawatir akan dimarahi orangtua, karena rumah yang akan anda lunasi ini kelak atas nama anda sendiri. Jadi anda berhak membangun rumah dengan dekoras

5.      Tak perlu pusing-pusing memikirkan kemana akan tinggal bersama pasangan setelah menikah

Keuntungan memiliki rumah sejak usia muda adalah anda dan pasangan tak perlu pusing-pusing lagi kelak akan tinggal dimana. Sehingga jika kelak anda telah menikah anda bisa menggunakan uang tabungan untuk kebutuhan lain seperti membeli kendaraan, atau biaya sekolah anak.

6.      Rumah adalah investasi masa depan yang menjanjikan

Seperti yang disebutkan sebelumnya, rumah kini bukan hanya sekadar tempat tinggal saja. Melainkan aset berharga jangka panjang. Saat usia masih muda, masih banyak energi yang dimiliki untuk mencari lebih banyak uang. Uang yang diperoleh dapat diinvestasikan dalam bentuk apapun, termasuk rumah. Jika nanti rumah tersebut memang belum sempat dihuni, anda bisa menjadikan rumah tersebut sebagai penghasilan tambahan seperti menyewakannya.

Bagaimana? Setelah mendengar beberapa poin di atas, apakah anda tertarik untuk memiliki rumah impian sendiri meskipun masih berusia muda? Memiliki rumah sendiri di tempat anda ditempat yang strategis seperti kota Semarang tentu menjadi impian. Namun terkadang tinggal di tengah kota menjadikan harga rumah relatif mahal. Eiitttsss…. jangan khawatir saat ini fasindo Properti merupakan pengembang yang sangat mengerti kebutuhan anda. Dengan biaya yang lebih terjangkau dibanding lainnya, anda sudah bisa memiliki hunian nyaman dan aman, namun terjangkau. Hubungi kami untuk konsultasi melalui fasindoproperty.co.id

Jadi Menantu Idaman Dengan Memiliki Rumah Sendiri Sebelum Menikah? Simak Caranya

Apakah anda terus mendapatkan pertanyaan dari orangtua pacar seperti ini, “Mau tinggal dimana setelah menikah nanti?”

Tentu pertanyaan tersebut membuat beberapa dari kita semua kebingungan. Pertanyaan ‘tinggal dimana’ seakan membuat hati anda merasa terus gundah. Jika tak mampu menjawab dengan baik, maka itu bisa menjadi petanda jika anda belum benar-benar siap untuk menikahi anaknya. Bagi beberapa orangtua, memiliki rumah sebelum menikah merupakan tolak ukur bagi seorang lelaki terkait kesiapannya dalam membina pernikahan. Kepemilikan rumah juga menjadi salah satu syarat apakah anda layak menjadi menantu mereka atau tidak. Tentu hal ini menjadi PR yang cukup besar bagi anda bukan?

Jadi Menantu Idaman Dengan Memiliki Rumah Sendiri Sebelum Menikah Simak Caranya

Sumber : Freepik

Kesiapan memiliki rumah sebelum menikah terkadang memberi kesan marterialistis, tapi sebagai laki-laki tentu hal ini juga menjadi nilai plus anda di mata calon mertua. Seperti yang kita tahu memenangkan hati calon mertua sama sulitnya memenangkan hati pasnagan. Kepemilikian rumah anda, akan membuat kedua calon mertua anda merasa lega karena anak mereka memiliki pasangan yang telah bertanggung jawab. Serta dapat membangun biduk rumah tangganya secara mandiri. Akan tetapi banyak diantara kita yang masih kebingungan bagaimana memiliki rumah pribadi sebelum menikah?

Untuk itu berikut ini merupakan tips menjadi menantu idaman dengan memiliki rumah sendiri, simak tipsnya berikut ini.

1.      Sisihkan 1/3 dari penghasilan perbulan

Mungkin saat ini penghasilan anda belum terlalu besar untuk membeli rumah dengan harga 400 juta rupiah atau bahkan lebih dari itu. Namun jangan putus asa, anda bisa mencari cara lain untuk memiliki rumah sendiri. Anda bisa mencari rumah yang lokasinya masih menjangkau dari segala aktivitas dengan harga yang lebih murah. Selain itu, untuk memudahkan pembelian rumah, mulailah menyisihkan 1/3 pendapatn perbulan untuk menyicil pembelian rumah tersebut.

2.      Anda bisa menabung emas untuk membayar uang muka

Membayar DP rumah tentu membutuhkan dana yang cukup besar, untuk itu selain menyisihkan penghasilan setiap bulannya. Anda juga bisa mulai berinvestasi emas. Anda bisa membeli emas saat harga tengah turun, kemudian menjualnya lagi saat harga tengah naik. Cara ini cukup efektif bagi anda yang masih kesulitan untuk menabung sendiri. Anda bilang mengambil jangka waktu cicilan panjang, misalnya 2 sampai 3 tahun mendatang agar hasil investasi emas cukup untuk membayar DP rumah tersebut.

3.      Selagi muda, anda bisa lebih produktif untuk membayar cicilan rumah

Ketika memasuki usia 20 hingga 35 tahun, inilah saatnya anda produktif bekerja ataupun berkarya. Hal ini berarti ada banyak tenaga dan waktu yang bisa anda gunakan untuk menghasilkan uang. Jika anda ingin memiliki masa depan yang layak, manfaatkan waktu anda untuk lebih produktif lagi. Anda bisa mengambil KPR sejak usia 21.

4.      Pertimbangkan jangka waktu cicilan rumah

Saat anda merasa sudah mantap untuk memiliki rumah sebelum membina rumah tangga, pastikan kembali jangka waktunya. Hal ini penting karena jangka waktu tersebut akan berpengaruh terhadap tipe rumah dan cicilan yang tepat untuk anda. Dengan menentukan secara matang, akan lebih mudah bagi anda merencanakan hidup di masa mendatang.

Demikian 4 tips jitu yang akan menjadikan anda sebagai menantu idaman di mata orangtua. Perencanaan sejak dini akan membuat anda lebih siap lagi menghadapi pertanyaan “Mau tinggal dimana setelah menikah?”

Saat ini sudah banyak pihak pengembang yang menyediakan skema pembayaran KPR salah satunya adalah Fasindo Property yang ada di Kota Semarang. Fasindo menyediakan hunian yang nyaman dengan harga yang tak terlalu mahal. Sehingga sangat cocok bagi anda yang ingin segera memiliki rumah sebelum menikah. Selain di kota Semarang, kami juga menyediakan hunian di beberapa daerah lainnya seperti Salatiga, Cibinong, Jepara, dan Bali. Untuk informasi lebih lanjut anda bisa menghubungi kami melalui fasindoproperty.co.id