Property Semarang :Benar Rumah Anda Sehat Bagi Keluarga? Simak Ciri-Cirinya

Property Semarang :Benar Rumah Anda Sehat Bagi Keluarga? Simak Ciri-Cirinya

Setiap hidup tentu mengalami perubahan baik itu kecil maupun besar, untuk menghadapi perubahan tersebut tentu setiap orang perlu menyiapkan fisik dan mental yang sehat. Untuk menjaga kesehatan tubuh tentu kita perlu memberikan asupan tubuh dengan makanan yang bergizi, rutin berolahraga, serta istirahat yang cukup. Selain itu ternyata ada hal lain yang tak boleh luput dari lingkungan tepat tinggal anda. Ya, lingkungan yang sehat dan terjaga kebersihannya akan meminimalisir pengebaran virus dan bakteri ke penghuni rumah. Namun apakah rumah anda termasuk rumah yang sehat?

Untuk itu anda dapat menyimak beberapa ciri-ciri yang ada di bawah ini:

1.      Material rumah tidak berasal dari bahan yang berbahaya

Ciri rumah sehat yang pertama adalah rumah tidak terbuat dari bahan-bahan yang membahayakan bagi kesehatan. Rumah yang dikatakan sehat apabila mengandung timah hitam tidak lebih dari 300 mg per kg, total debu tidak boleh lebih dari 150 µgm3, serta asbes bebas di rumah anda tidak boleh melebihan 0,5 fiber per m3 per 4 jam.

2.      Tidak ada genangan air dalam rumah

Saat ini kita telah memasuki musim penghujan, tentang genangan air sangat mungkin terjadi. Genangan air tentu akan mengundang nyamuk untuk bertelur, tentu anda tidak ingin anggota keluarga terserang gigitan nyamuk apalagi sampai menderita demam berdarah atau malaria. Untuk itu usahakan agar ada air jernih yang mengalir di halaman rumah anda. Jika anda memiliki kolam di rumah, maka disarankan untuk melihara ikan. Tujuannya agar ikan memakan setiak larva atau telur nyamuk sehingga air tetap jernih. Selain itu, selalu ganti tempat penyimpanan air secara teratur.

3.      Kamar tidur yang tidak gelap di siang hari

Ciri selanjutnya adalah kondisi dalam rumah yang tidak terlalu gelap seperti kamar pribadi. Kurangnya paparan cahaya matahari akan mengganggu konsentrasi penghuni rumah. Usahakan di pagi dan siang hari sinar matarhi dapat masuk ke kamar tidur anda. Hal ini akan membantu anda rutin bangun pagi dan melancarkan kinerja otak serta metabolisme dalam tubuh.

4.      Dapur yang bersih dan bebas dari tikus

Seindah apapun rumah anda jika tidak didukung dengan dapur yang bersih tentu semuanya akan sia-sia. Ingat dapur bisa menjadi sumber penyakit jika tidak dirawat dengan baik. saluran limbah air untuk cuci piring tidak boleh tersumbat dan meninggalkan bau. Selain itu busa/spons pencuci piring serta kain lap juga sering diganti atau dicuci. Karena kedua benda tersebut adalah sarang kuman, ada baiknya rumah anda memiliki penyedot udara. Selain itu tutup cela-cela rumah dapur agar tikus tak dapat masuk.

5.      Rumah memiliki ventilasi udara

Umumnya luas total ventilasi rumah yang ideal setidaknya 10% dari luas tanah yang ada dalam setiap ruangan. Entah itu kamar tidur, ruang tamu, dapur, kamar mandi, gudang, garasi, ruang keluar dan ruangan lainnya. setiap ruangan perlu memiliki ventilasi agar sirkulasi udara ruangan menjadi lancar.

6.      Kamar mandi kedap air

Kamar mandi tentu menjadi komponen yang penting dalam rumah. Untuk itu, dinding dan lantai kamar mandi sebaiknya berlapis material yang kedap air dan mudah dibersihkan. Selain itu, saluran pembuangan air pun juga harus lancar dan diperhatikan. Tujuannya agar limbah kamar mandi tidak mencemari sumber air dan permukaan tanah.

Bagaimana informasi di atas, semoga bermanfaat bagi anda yang hendak menjaga kebersihan rumah atau yang ingin memiliki rumah baru.

Property Semarang : Ingin Membeli Rumah Di Luar Kota? Simak Tipsnya

Property Semarang : Ingin Membeli Rumah Di Luar Kota? Simak Tipsnya

Terkadang kita tak pernah tahu dimana nantinya kita akan tinggal, apakah di kota yang saat ini kita tinggali. Atau justru di daerah lain, mengingat semakin sulitnya mendapatkan rumah, sering kali muncul keinginan untuk memiliki rumah di daerah lain. Masalah area yang diinginkan bukan sekadar lahan yang subur dan dekat dengan kota, namun juga kota lain yang jaraknya cukup jauh dari hiruk-pikuk metropolitan. Misalnya anda bekerja di Semarang, dan tertarik untuk membeli rumah di Yogyakarta atau Solo. Rumah tersebut dapat anda jadikan sebagai tempat tinggal saat masa pensiun dan menikmati hari tua.

Sebenarnya boleh-boleh saja anda membeli rumah di luar kota, namun ada beberapa hal yang perlu anda perhatikan sebelum memutuskan membeli rumah, antara lain.

1.      Pilih area yang dekat dengan diri anda

Saat anda ingin membeli rumah di luar kota usahakan pilih rumah yang dekat dengan anda. Hal ini berarti, anda dulu pernah tinggal di kota itu di masa lalu, atau anda memiliki saudara atau orang terdekat lainnya yang juga tinggal di sana.

Hal ini tujuannya agar rumah yang akan anda beli tetap terawat, khususnya saat anda belum sempat berkunjung dalam waktu yang lama. Sehingga orang terdekat anda dapat dimintai bantuan untuk merawatnya. Selain itu, memiliki kedekatan dengan rumah baru anda akan membuang rasa kesepian dan terasingkan.

2.      Usahakan memilih yang berada tak jauh dari pusat kota

Anda mungkin ingin tinggal di area dengan udara yang sejuk dan suasana tenang. Namun, yang perlu anda ingat anda akan menggunakannya di hari tua nanti. Jadi usahakan memilih rumah yang letaknya tak jauh dari pusat kota. Sebab anda tetap dapat berbelanja kebutuhan rumah serta memperoleh fasilitas umum seperti obat-obatan atau check kesehatan.

Selain itu, kondisi lalu lintas di kota yang tak terlalu besar cenderung lebih aman. Harga yang dikenakan pun lebih stabil, meskipun terkadang mengalami kenaikan. Sehingga anda dapat menggunakannya sebagai investasi masa depan.

3.      Pilih rumah yang dekat dengan sekolah atau kampus

Sebenarnya memilih rumah di daerah pinggir kota boleh-boleh saja, namun coba lihat lagi kondisi di sekitarnya. Lebih baik anda memilih rumah yang berada di dekat kampus atau institute pendidikan lainnya.

Hal ini karena harga rumah yang berada di dekat kampus ternyata sering mengalami kenaikan sebab banyaknya jenis usaha yang dapat dilakukan sekitar rumah. Mulai dari usaha kost-kostan, membangun warung makan atau kedai kopi, usaha laundry, dan lain sebagainya. Meskipun anda telah pensiun, membangun usaha kecil-kecilan seperti itu bukan masalah bukan? Selain mengisi waktu luang, anda juga mendapatkan penghasilan tambahan.

4.      Rumah memiliki halaman  yang memadai

Mengingat harga rumah dan tanah di kota lain tak semahal dengan harga rumah/tanah di tempat tinggal anda saat ini. Maka tak ada salahnya jika membeli rumah dengan ukuran yang lebih besar.

Anda tak perlu membangun rumah yang sangat besar, anda cukup membuat rumah model minimalis dan memiliki halaman yang memadai, sehingga anda dapat berkebun dan penghuni rumah mendapatkan udara yang segar setiap hari. Selain itu, menanam sayur dan buah sendiri akan menyehatkan tubuh anda.

5.      Buatlah tanah yang produktif

Tips yang terakhir diperuntukan bagi anda yang membeli tanah (membangun rumah sendiri). Sambil menunggu rumah dibangun, ada baiknya anda menggunakan tanah tersebut untuk bercocok tanam. Intinya jangan biarkan tanah anda nganggur.

Property Semarang : Mana Yang Lebih Baik Beli Rumah Cash Atau Kredit?

Property Semarang : Mana Yang Lebih Baik Beli Rumah Cash Atau Kredit?

Rumah adalah kebutuhan pokok manusia, dimana manusia dapat berlindung dari teriknya panas dan dinginnya hujan serta beristirahat dengan nyaman. Banyak orang yang menabung demi memiliki rumah sendiri, ya perlu diakui jika semakin ke sini, semakin banyak orang yang menjadikan rumah sebagai investasi masa depan. Entah akan dihuni bersama keluarganya kelak atau digunakan sebagai bisnis. Kegiatan membeli rumah pun menjadi hal yang lumrah.

Tentu anda perlu membandingkan beberapa hal sebelum membeli rumah seperti spesifikasi material rumah, rencana pembangunan infrastruktur di dekat lokasi, hingga perbandingan harga satu rumah dengan rumah lainnya.

Dalam membeli rumah, biasanya agen properti akan menerapkan dua sistem pembayaran yakni cash dan kredit. Tentu hal itu membuat beberapa orang pusing, karena keduanya memiliki kelebihan serta kekurangan masing-masing. Pada dasarnya baik cash maupun dicicil dengan KRP akan dikembalikan pada kondisi keuangan setiap orang. Untuk lebih jelasnya anda dapat menyimak pembahasan mengenai kelebihan dan kekurangan dari masing-masing sistem pembayaran tersebut. Sehingga akan lebih mudah bagi anda memutuskan membayar cash atau kredit.

Membeli rumah secara cash

Berikut ini adalah beberapa kelebihan dan kekurangan yang dimiliki sistem pembayaran cash antara lain.

Kelebihan jika anda membeli rumah secara cash

  • Tidak perlu pusing-pusing memikirkan cicilan rumah setiap bulan
  • Harga yang anda bayar tidak dikenakan bunga cicilan sama sekali
  • Harga rumah dapat ditekan dengan cara melakukan negosiasis dengan agen properti
  • Untuk rumah ready stock maupun rumah yang pernah dipakai dapat langsung ditempati setelah pembayaran
  • Umumnya penjual rumah lebih menyukai calin pembeli yang membayar secara tunai dibanding kredit
  • Surat-surat rumah dapat anda miliki langsung, bahkan dapat dijadikan sebagai jaminan ke bank

Meskipun demikian, membeli rumah dengan cash ternyata memiliki beberapa kekuarangan.

Kekurangan jika anda membeli rumah secara cash

  • Butuh waktu lebih lama untuk mengumpulkan uang agar dapat membeli rumah, apalagi jika penghasilan anda pas-pasan
  • Apabila kepemilikan rumah tersebut ternyata bermasalah, seperti berhubungan dengan pembangunan atau legalitas. Maka uang yang telah anda bayarkan akan menghilang dalam sekejap. Hal ini berarti anda berkemungkinan kena tipu

Membeli rumah secara kredit

Sama halnya dengan membeli rumah secara cash, metode pembayaran kredit ini juga memiliki kelebihan dan kekurangan. Simak pembahasannya berikut ini:

Kelebihan jika anda membeli rumah dengan cara kredit

  • Saat anda membeli rumah dengan cara kredit, anda tak perlu menabung dalam jumlah yang besar untuk memiliki rumah. Cukup sediakan dana untuk membayar DP (Down Payment) rumah tersebut
  • Membeli rumah dengan pembayaaran kresdit akan terasa lebih ringan. Hal ini karena dana yang anda keluarkan tak sebesar membeli dengan cara tunai
  • Semakin besar DP yang anda berikan atau semakin lama jangka waktu pembayaran, maka uang cicilan per bulan akan semakin kecil
  • Rumah dapat langsung ditempati atau disewakan setelah anda melunasi cicilan tersebut

Kekurangan jika anda membeli rumah dengan cara kredit

  • Semakin lama tenor, maka semakin besar bunga yang harus anda bayar
  • Total uang yang anda keluarkan cenderung lebih besar bila dibanding harga asli rumah
  • Jika anda tak memperoleh penghasilan, maka cicilan rumah dapat tersendat. Sehingga dampak buruknya rumah anda akan disita atau dijual untuk melunasi utang
  • Meskipun syarat sudah terpenuhi belum tentu bank akan menyetujui KRP anda
  • Surat rumah dan tanah masih ditahan oleh bank hingga anda melunasinya
  • Suku bunga yang fluktuatif sehingga cicilan dapat bertambah tinggi setiap tahun

Property Semarang :  Tips Agar Tidak Tertipu Saat Hendak Membeli Rumah

Property Semarang :  Tips Agar Tidak Tertipu Saat Hendak Membeli Rumah

Memiliki rumah sendiri tentu menjadi idaman setiap orang, apalagi jika anda seorang pengantin baru. Tentu tinggal di rumah sendiri terasa lebih nyaman dibanding harus menumpang di rumah orangtua kandung atau mertua. Setelah susah payah mengumpulkan uang tentu ini saatnya membeli rumah baru yang nyaman bagi anda dan pasangan.

Namun membeli rumah juga tak boleh asal-asalan, sebab jika anda terlalu terburu-buru memilih dan tidak selektif hal buruk bisa terjadi. Misalnya mendapatkan rumah yang kurang strategis, hingga kena tipu oleh oknum pengembang yang tak bertanggung jawab.

Untuk itu, ada beberapa hal yang perlu anda pertimbangkan. Untuk lebih lanjut simak pembahasannya di bawah ini.

1.      Perhatikan kebutuhan keluarga anda

Sebelum melakukan survei, ada baiknya anda membuat list tentang apa saja yang dibutuhkan keluarga anda di dalam rumah nanti. Jangan ragu untuk berdiskusi sebelum membeli, mungkin pertanyaan berikut ini dapat anda bahas bersama keluarga:

  • Berapa banyak kamar yang dibutuhkan?
  • Apakah rumah anda nanti perlu garasi mobil yang luas?
  • Apakah rumah anda nanti memiliki halaman yang luas?
  • Apakah ada rencana untuk melakukan renovasi ke depannya?
  • Dan lain sebagainya

Setelah anda berdiskusi, jadikan hal ini sebagai cacatan untuk menyortir berbagai pilihan rumah untuk anda dan keluarga

2.      Pakai agen properti atau mencarinya sendiri

Saat ini mencari rumah melalui situs properti tentu hal yang mudah. Sebenarnya anda memiliki kebebasan untuk mencari, membandingkan, dan menghubungi pemilik rumah dari iklan yang tertera dalam situs. Jika anda ingin mencarinya sendiri, pastikan anda menyediakan cukup banyak waktu agar dapat menyeleksi satu demi satu.

Namun jika anda disibukkan dengan pekerjaan, tak ada salahnya anda meminta bantuan agen properti untuk mencarikan rumah yang sesuai dengan kebutuhan anda pada poin 1. Tentu anda harus menyiapkan komisi untuk membayar jasa agen properti tersebut.

3.      Lokasi serta akses calon rumah

Lokasi rumah merupakan salah satu hal yang sangat krusial unuk dijadikan pertimbangan dalam memilih rumah. Hal ini sangat berkaitan dengan akses dan harga rumah. Jika rumah berada di pusat kota tentu anda akan mudah kemanapun serta menikmati fasilitas umum. Tentu hal ini akan sebanding dengan harga yang dibandrol cukup tinggi.

Sebaliknya, jika anda memilih rumah yang terletak di pinggir kota, tentu harganya cenderung lebih murah. Namun, hal ini akan menyita waktu anda untuk pergi kemanapun, apalagi anda mungkin kesulitan mencari fasilitas umum seperti mall, sekolah, rumah sakit, dan lain-lain. Untuk itu rumah yang dekat dengan akses kendaraan komersial misal halte bis, terminal, stasiun, pangkalan ojek dapat menjadi pilihan.

4.      Harga yang sepadan dengan sistem pembayaran

Tips lain yang dapat anda lakukan yakni survei di beberapa tempat dengan harga yang hampir sama. Disini anda dapat membandingkan rumah mana yang paling cocok dengan kondisi finansial anda. Bukan hanya harganya yang pas, anda juga perlu mempertimbangkan sistem pembayaran yang diberlakukan, terutama pada sistem KPR (Kredit Pemiliki Rumah).

Pembayaran dengan sistem KPR, biasanya harga total yang harus anda bayar akan melambung tinggi dibanding harga beli tunai.

5.      Kesehatan rumah

Karena akan dihuni bersama keluarga tentu kondisi rumah anda harus mendukung kesehatan penghuninya. Untuk itu ada dapat memperhatikan beberapa hal ini:

  • Sistem drainese dan pengelolaan limbah
  • Adanya ventilasi dan jendela untuk keluar masuknya udara serta sinar matahari yang dapat masuk ke dalam rumah
  • Lingkungan sekitar yang bersih dan selalu terjaga

Property Semarang :  Agar Tidak Kena Rugi, Simak Ciri-Ciri Pengembang Properti Yang Bermasalah

Property Semarang :  Agar Tidak Kena Rugi, Simak Ciri-Ciri Pengembang Properti Yang Bermasalah

Pengembang tentu seharusnya menjadi jalan dimana bangunan yang mereka miliki aman dan statusnya dijamin secara hukum. Akan tetapi, dalam beberapa kasus banyak pengembang nakal yang justru mencari keuntungan dengan melakukan hal yang curang. Mereka berani membelokan kenyataan di atas tinta. Tentu bagi anda yang berniat membeli rumah pasti rasanya was-was untuk memakai jasa ini. untuk itu ada beberapa ciri-ciri yang menandakan jika pengembang properti bermasalah. Simak ciri-cirinya berikut ini:

1.      Informasi yang berbeda

Ciri yang mudah anda perhatikan adalah informasi yang diberikan pengembang tidak akurat. Dari awal anda menanyakan rincian jasa yang ditawarkan jasanya umumnya akan memunculkan rasa curiga terlebih jika penjelasannya berbeda. Mulai dari yang tertera dalam brosur, hingga bertanya kepada front liner atau customer service perusahaan pengembang. Jika anda menemui perbedaan dan informasi yang tidak jelas, maka anda patut curiga. Bisa jadi pengembang tersebut bermasalah.

2.      Tak ada tanda bukti

Pada tahap selanjutnya, saat anda menyerahkan uang booking fee. Umumnya pada tahap ini anda akan diberikan bukti pembayaran atau PPJB. Namun jika anda tak mendapatkannya, maka bisa jadi pengembang tersebut bermasalah. Anda harus waspada karena bisa jadi pesanan jasa anda dibatalkan secara sepihak dan uang tak dikembalikan. Karena anda tak memiliki tanda bukti pembayaran. Untuk itu hindari pengembang seperti ini.

3.      Adanya izin yang bermasalah

Beberapa hari sebelum anda menempati rumah tersebut, sebaiknya anda mengecek surat bukti izin misalnya IMB yang biasanya diurus oleh pihak pengembang. Belum lagi jika lingkungan tempat tinggal anda tercemar berat, rusak dan tidak sehat, maka bisa jadi rumah tersebut tidak mendapatkan persetujuan AMDAL. Mendirikan bangunan tanpa persetujuan AMDAL tentu tindakan yang melanggar hukum, ditambah lagi dampak yang disebabkan oleh kondisi lingkungan. Untuk itu, periksa lagi kelegkapan surat dari calon rumah anda karena hal ini akan berakibat fatal di kemudian hari.

4.      Kualitas bangunan yang kurang baik

Selain kelengkapan surat hal yang boleh anda abaikan adalah spesifikasi material yang digunakan untuk membangun rumah oleh pihak pengembang. Yang perlu anda pahami, salah satu ciri pengembang yang bersalah adalah penggunaan material yang berkualitas rendah agar keuntungan yang diperoleh lebih besar. Jadi sebelum mempercayai pengembang anda sepenuhnya, ada baiknya anda mengetahui segala macam kualitas material yang digunakan jika perlu anda dapat melakukan pemeriksaan secara rutin (jika rumah masih setengah jadi). Hal ini karena siapa tahu pihak pengembang mengganti material tersebut tanpa sepengetahuan anda.

5.      Besikap tidak profesional

Ciri-ciri lain yang dapat anda perhatikan adalah tingkat profesionalitas pihak pegembang terhadap kepuasan pelanggannya. Berbagai keluhan, saran, dan kritik pelanggan seharusnya sampai pada pihak pengembang. Bahkan akan lebih baik jika mereka menyediakan devisi khusus yang bertugas untuk melayani segala kebutuhan anda terkait rumah yang akan dibeli atau bangun.

Masalah tentang sikap yang tidak profesional ini bisa jadi lebih buruk terutama jika proses pembangunan rumah mundur hal ini menunjukkan jika kualitas kerja pengembang buruk.

6.      Cek reputasi pengembang

Cara terakhir untuk mengetahui apakah pengembang bermasalah atau tidak dengan melihat track record-nya. Apabila anda  menemui beberapa kasus atau masalah pada proyek sebelumnya, maka cobalah pikirkan kembali. Ingatlah jika rumah dan bangunan tersebut aset anda di masa depan, maka tak ada salahnya untuk lebih selektif dalam mencari pengembang.