Property Semarang : Membeli Rumah Cluster Baru? Simak Berbagai Keuntungan Yang Anda Peroleh

Property Semarang : Membeli Rumah Cluster Baru? Simak Berbagai Keuntungan Yang Anda Peroleh

Rumah merupakan salah satu kebutuhan pokok manusia selain sandang (pakaian) dan pangan (makanan). Rumah bukan hanya tempat berteduh dari air hujar atau teriknya matahari. Seiring perkembangan jaman rumah kini menjadi sebagai gaya hidup. Memiliki rumah impian tentu bukan hal yang mudah, anda harus menyiapkan dana yang tidak sedikit untuk membeli satu unit rumah.

Dari banyaknya iklan perumahan yang ditayangkan di televisi atau yang dipamerkan di pusat perbelanjaan, tentu anda merasa tak asing lagi dengan rumah cluster. Rumah cluster merupakan sekumpulan beberapa rumah yang memiliki kesamaan pada bentuk bangunannya. Rumah cluster umumnya tidak memiliki pagar, namun merkipun demikian anda tak perlu khawatir karena tingkat keamanannya telah dijamin oleh pengembang. Ya ada petugas keamanan yang menjaga area kompleks 24 jam, selain itu gerbang utama yang terbatas dapat membantu dalam mengontrol tamu yang keluar masuk. Bagi mereka yang bukan penghuni rumah wajib melapor pada petugas keamanan. Jika anda baru saja membeli jenis rumah ini, maka anda sangat beruntung.

Ada beberapa manfaat yang anda dapatkan jika tinggal di rumah cluster, untuk lebih jelasnya simak pembahasan berikut ini:

1.      Memiliki sistem kemanan yang terjamin

Seperti yang telah dijelaskan diatas, sistem keamanan pada perumahan cluster memiliki gerbang utama yang terbatas sekitar 1 atau 2 saja. setiap gerbang utama dilengkapo dengan petugas keamanan yang berjaga selama 24 jam, sehingga keamanannya pun lebih terjamin. Selain itu, tamu yang memasuki area kompleks diwajibkan melapor dan umumnya akan didata oleh petugas, dengna menukarkan kartu identitasnya. Bukan hanya itu, petuga keamanan akan mengajukan beberapa pertanyaan pada setiap tamu seperti tujuan mereka masuk ke cluster. Dengan sistem keamanan yang cukup ketat, maka anda tak perlu khawatir jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan pada rumah anda seperti pencurian.

2.      Mudah bersosialisasi dan menjalin hubungan baik dengan tetangga

Karena perumahan ini dibangun tanpa pagar pada setiap rumahnya, maka akan mempermudah anda untuk bersosialisasi dengan tetangga di dekat rumah. Saat anda keluar rumah, maka aktivitas tetangga anda akan dapat terlihat secara langsung dan anda dapat bergabung dengan mereka. Selain itu, percakapan antar tetangga pun lebih mudah terjadi sehingga lingkungan sosial tempat anda tingga pun akan lebih akrab. Hal ini tentu akan menguntungkan anda, sebab adanya tetangga yang sudah akrab dapat anda andalkan bila sewaktu-waktu anda membutuhkan bantuannya. Meskipun ada beberapa penghuni rumah yang tetap membangun pagar pada rumahnya namun masih ada banyak rumah yang dibiarkan tanpa pagar.

3.      Memiliki fasilitas yang lengkap

Dalam komplek perumahan cluster bukan hanya berisikan rumah saja. para pengembang umumnya membangun beberapa fasilitas yang lengkap pada setiap cluster, hal ini bertujuan untuk meningkatkan kenyamanan penghuni rumah. Fasilitas yang disediakan mulai dari taman atau area hijau, tempat olahraga, hingga tempat ibadah. Fasilitas tersebut dibangun khusus untuk penghuni rumah cluster, sehingga tak sembarang orang dapat memakainya. Dengan fasilitas yang lengkap tersebut anda tidak perlu pergi jauh hanya untuk berjalan-jalan di taman atau sekadar berolahraga.

4.      Memiliki nilai investasi yang cukup tinggi

Perlu anda ketahui jika pembangunan perumahan cluster telah memilih tempat yang strategis. Misalnya dekat dengan jalan raya, dekat dengan pusat perbelanjaan atau fasilitas umum. Apalagi dengan fasilitas yang lengkap, perumahan cluster tentu memiliki nilai investasi yang terus bertambah setiap tahunnya. Jadi jangan heran jika banyak orang yang membeli rumah cluster untuk berinvestasi.

Property Semarang : Mana Yang Lebih Baik Dipilih? Tinggal Di Area Perumahan Atau Luar Perumahan

Property Semarang : Mana Yang Lebih Baik Dipilih? Tinggal Di Area Perumahan Atau Luar Perumahan

Rumah adalah tempat kita untuk berteduh dari terik panas matahari dan dinginnya air hujan. Memilih rumah tentu bukan hal yang mudah, ada banyak pertimbangan yang anda pikirkan sebelum memilih hunian yang cocok untuk seluruh anggota keluarga. Salah satu yang menjadi bahan pertimbangan dalam memilih rumah adalah kondisi lingkungan sekitar tempat anda tinggal yang memadai. Bahkan saat ini kebanyakan orang dihadapkan dengan dua pilihan yakni, tinggal di rumah area perumahan atau di luar area perumahan.

Ada banyak alasan yang mendasari mengapa mengapa orang-orang memilih kawasan tertentu. Mulai dari harga, lokasi, hingga fasilitas yang ditawarkan. Saat ini sudah banyak pengembang melengkapi fasilitas pada kompleks perumahan seperti taman bermain anak, kolam renang, hingga sistem keamanan 24 jam.

Sedangkan pada rumah yang letaknya di luar area perumahan, cenderung rumah keluarga yang sudah lama dihuni hingga puluhan tahun. Letaknya pun bisa dimana saja, dekat dengan apartemen atau perumahan.

Untuk lebih jelasnya berikut ini merupakan kelebihan serta kekurangan yang dimiliki rumah yang terletak di dalam maupun di luar area perumahan. Berikut pertimbangannnya, antara lain:

1.      Harga rumah di dalam komplek perumahan dan di luar kompleks perumahan

Pada dasarnya, harga rumah area perumahan lebih tinggi dibandingkan di luar area perumahan. Baik itu harga tanah maupun harga bangunan hampir satu setengah kali lebih tinggi dibandingkan tanan atau bangunan yang terletak di luar area perumahan.

Hal ini karena tanah dan bangunan dalam area perumahan memiliki legalitas yang lebih lengkap. Selain itu, kawasan perumahan biasanya memiliki infrastruktur yang mendukung dan memadai seperti saluran pembuangan air kotor, jaringan listrik, ruang hijau terbuka, dan lain sebagainya.

2.    Pengurusan dokumen

Jika anda berniat untuk membeli rumah di area perumahan, maka anda tidak perlu mengurus berbagai dokumen rumah mulai dari IMB serta sertifikat Hak Milik. Hal ini karena semua dokumen tersebut telah diurus oleh pihak pengembang. Sedangkan jika anda memilih untuk membeli rumah di luar area perumahan, maka diharuskan mengurus segala dokumen tersebut sendiri.

3.      Desain rumah perumahan dan rumah luar perumahan

Pemilik rumah di lingkungan perumahan tentu mengalami kesulitan atau tidak dapat menentukan desain rumah sesuai dengan keinginannya, anda akan menerima rumah langsung jadi dari pihak pengembang. Bukan hanya itu, umumnya ada aturan yang cukup ketat mengenai perubahan desain rumah yang ada di area perumahan. Untuk itu, anda tidak bisa leluasa merenovasi rumah sesuai dengan keinginan.

Namun jika pilihan anda adalah rumah di luar area perumahan maka, anda dapat membuat desainnya sesuai dengan keinginan. Anda memiliki kebebasa penuh untuk merenovasi rumah. Ini karena anda tidak terikat oleh aturan pengembang. Meskipun demikian anda juga perlu melapor pada Dinas Tata Kota setempat.

4.      Sistem keamanan

Keamanan tentu menjadi salah satu hal yang penting dalam pertimbangan anda sebelum membeli rumah, apalagi jika anda telah berkeluarga. Tinggal dalam lingkungan perumahan tentu tidak perlu diragukan lagi keamanannya. Pengembang memfasilitasi sistem keamanan 24 jam, sehingga akan mudah bagi mereka mengetahui siapa saja yang keluar masuk are kompleks. Bukan hanya itu adanya gerbang utama sebagai satu-satunya akses memasuki area kompleks dapat meminimalisir siapa saja yang ingin bertindak buruk.

Sedangkan tingkat keamanan pada rumah di luar perumahan relatih lebih rendah, karena aksesnya yang terbuka dan siapa pun dapat keluar masuk. Selain itu terkadang tidak ada petugas keamanan yag mengawasi secara intensif.

 

Property Semarang : Hal-Hal Yang Harus Diperhatikan Sebelum Membeli Rumah Cluster

Property Semarang : Hal-Hal Yang Harus Diperhatikan Sebelum Membeli Rumah Cluster

Perumahan cluster kini sudah tidak asing bagi kita, semakin banyak pengembang yang menawakan kompleks perumahan cluster dengan harga yang bervariasi serta fasilitas yang lengkap. Rumah cluster merupakan kumpulan beberapa rumah dalam satu kompleks yang dibangun dengan bentuk yang serupa, umumnya rumah cluster tidak memiliki pagar.

Meskipun demikian bukan berarti rumah cluster tidak aman untuk dihuni, setiap pengembang menyediakan sistem keamanan 24 jam yang dilengkapi dengan pintu gerbang utama yang terbatas (hanya 1 – 3 gerbang utama saja). Selain itu, rumah tanpa pagar akan mempermudah anda untuk berinteraksi dengan tetangga sebelah. Sehingga tercipta lingkungan rumah yang akrab bagi keluarga.

Tips sebelum membeli rumah cluster

Namun memilih rumah tentu bukan hal yang mudah, apalagi jika rumah tersebut akan anda huni dalam jangka waktu yang panjang. Ibarat mencari pasangan hidup rumah pun juga memerlukan kecocokan. Bisa saja anda langsung menyukai rumah tersebut saat pertama kali melihatnya. Namun bisa juga anda memerlukan waktu yang lebih panjang dan berkali-kali melakukan survei untuk menemukan rumah yang diharapkan.

Namun yang jelas pilihlah rumah yang ana sukai dan lingkungan sekitar yang bagus untuk keluarga anda. Untuk membantu anda dalam memilih rumah cluster berikut ini ada beberapa hal yang harus anda perhatikan antara lain:

1.      Cari lah informasi mengenai pengembang rumah cluster yang anda pilih

Sebelum memutuskan untuk membeli rumah, sebaiknya ada pelajari lebih lanjut mengenai latar belakang pengembang. Telusuri pula track record yang dimiliki, cobalah cari melalui internet, namun anda juga harus berhati-hati dengan berita palsu yang tersebar bebas. Atau anda bisa bertanya langsung kepada teman atau kerabat yang memiliki pengalaman membeli rumah cluster. Sehingga refrensi anda bertambah, pastikan perusahaan pengembang yang anda percayai tidak memiliki catatan buruk. Sehingga transaksi beli rumah pun berjalan lancar.

2.      Perhatikan lokasi serta tipe rumah yang dipilih

Posisi rumah anda akan menentukan prestasi. Meskipun tawaran dalam brosur atau iklan mengatakan jika dekat dengan lokasi perbelanjaan atau rumah sakit, namun tak ada salahnya anda mengecek secara langsung. Dengan mengetahu lokasi secara langsung, anda dapat memperkirakan apakah lokasi rumah cukup strategis, memiliki akses yang mudah dan mudah dicari oleh tamu anda yang ingin berkunjung.

Setiap rumah juga memiliki desain yang berbeda pada 1 cluster dengan cluster lainnya. Untuk itu pilihlah desain rumah yang sesuai dan nyaman dengan anda sehingga tidak terlalu banyak renovasi yang anda lakukan.

Meningkatkan kenyamanan tinggal di rumah cluster

Setelah anda membeli rumah idaman, tentu anda ingin mencapai tingkat kenyamanan yang maksimal bukan. Untuk itu berikut ini ada beberapa tips yang dapat anda coba:

  1. Renovasi rumah sesuai dengan keinginan. Jika anda ingin melakukan sedikit renovasi entah bagian interior atau eksterior rumah, anda bisa melakukannya dengan perubahan kecil yang bertahap. Seperti bagian taman depan rumah atau ruang tamu.
  2. Tambahkan sistem keamanan. Meskipun ada petugas keamanan yang bekerja 24 jam, namun tak ada salahnya menambah keamanan rumah dengan memasang CCTV.
  3. Hindari rumah dari hewan peganggu seperti tikus atau serangga. Kehadiran tikus atau serangga yang merusak rumah anda tentu sangat mengganggu. Untuk itu pastikan lingkungan rumah anda selalu bersih.
  4. Rajin bersosialisasi dengan tetangga. Meskipun anda disibukan dengan pekerjaan di kantor ataupun tugas rumah. Namun berpartisipasi dengan tetangga sekitar dan menjalin silahturahmi tentu diperlukan. Hubungan tetangga yang baik akan membangun budaya saling tolong menolog dan menjaga satu sama lain.

Property Semarang : Bingung Memilih Tempat Tinggal  Yang Nyaman Untuk Keluarga dan Baik Untuk Si Kecil?

Property Semarang : Bingung Memilih Tempat Tinggal  Yang Nyaman Untuk Keluarga dan Baik Untuk Si Kecil?

Ada banyak pertimbangan mengapa seseorang ingin membeli rumhah baru, seperti jarak rumah dari pusat kota, jarak dengan jalan tol atau kantor, akses menuju ke rumah, dan yang jelas harga. Selain pertimbangan tersebut, ternyat ada faktor kebutuhan lain yang harus anda perhatikan khususnya kebutuhan anak anda yang masih berusia anak-anak.

Terkadang beberapa orang tua melupakan kebutuhan anak-anaknya pada saat membeli rumah. Kebutuhan anak cenderung dinomerduakan, padahal anak dan orang tua tentu memiliki kebutuhan psikologis yang berbeda. Ada banyak memang yang harus diperhatikan sebelum anda menyetujui kontrak pembelian rumah dengan pengembang. Memang tak bisa dipungkiri lingkungan rumah sangat berpengaruh terhadap tumbuh kembang anak baik secara fisik maupun mental.

Menurut seorang motivator pendidikan kreatif bernama Rahmi Fahnan, Psi mengungkapkan agar proses tumbuh kembang anak bisa berlangsung dengan baik, sebaiknya orang tua perlu menyediakan lingkungan yang baik. Bukan masalah apakah anda tinggal di apartemen atau di rumah. Ada pun beberapa hal penting yang harus anda perhatikan antara lain:

1.      Perhatikan karakter tetangga di calon hunian anda

Bukan hanya anda, anak-anak pun harus mampu bersosialisasi dengan teman sebayanya. Mereka perlu bermain sekaligus berbaur dengan lingkungannya. Apabila lingkungan perumahan lebih dominan dihuni oleh orang tua atau warga pensiunan, maka kemungkinan anak anda akan memiliki sedikit teman untuk bermain ataupun bersosialisasi.

2.      Cek taman atau playground yang disediakan pengembang

Playground tentu menjadi sarana bagi anak-anak untuk bermain dan bergaul dengan teman sebayanya. Dari taman inilah mereka belajar untuk berinteraksi, sekaligus belajar bersosialisasi. Bahkan anak anda akan belajar antri dan berbagi dengan teman-temannya.

Dengan belajar bersosialisasi, anak-anak akan mampu menempatkan dirinya, dan belajar berteman dengan baik. Jika anda tak belajar bersosialisasi dengan lingkungan maka mereka akan kehilangan rasa percaya diri. anak-anak yang kehilangan rasa percaya diri cenderung menyendiri, terlihat lebih murung dan menutup diri dari lingkungannya. Bahkan anda perlu berhati-hati anak seperti ini dapat menjadi korban bully teman-temannya.

Jika anda memilih hunian dengan model perumahan cluster yang tidak dilengkapi dengan fasilitas playground, maka carilah lokasi taman kota yang jaraknya cukup terjangkau.

3.      Lokasi hunian memiliki ruang terbuka

Ruang terbuka dibutuhkan karena pada anak yang masih berusia kanak-kanak umumnya sangat aktif bergerak. Anak-anak harus memiliki ruang untuk berlari-lari, bermain sepeda, berolahraga, dan lain sebagainya. Ruang terbuka dibutuhkan untuk melakukan kegiatan yang merangsang saraf motorik pada anak.

4.      Dekat dengan sekolah anak

Kebanyakan orang tua menilai sebuah sekolah dari kurikulum akademik, padalah akademik lebih tepat dikembangkan pada anak yang berusia remaja atau jenjang sekolah menengah. Pada anak usia dini, anak akan lebih dididik mengenai karakter.

Selain kurikulum akademik, kedekatan rumah dengan sekolah juga harus anda pertimbangkan. Sekolah yang jauh akan membutuhkan waktu perjalanan lebih lama, anak bisa kelelahan dalam perjalanan. Selain itu, jarak sekolah yang dekat akan mempermudah anda mengawasi anak di sekolah.

5.      Faktor keamanan

Anak-anak memang lebih banyak menghabiskan waktu di luar ruangan, terutama di lingkungan perumahan. Mereka membutuhkan ruang untuk bermain dan bergerak, sebagai orang tua anda tentu bertanggung jawab untuk selalu mengawasinya. Salah satu hal yang harus anda pertimbangkan adalah sistem keamanan yang baik.

Tidak hanya perlengkapan keamanan yang maju seperti CCTV, anda juga harus kenal betul petugas keamanan lingkungan setempat, begitupun sebalikanya. Keamanan lingkungan rumah anda akan meminimlaisir tindakan yang tidak diinginkan seperti penculikan.

Property Semarang :  Apa Yang Dimaksud Dengan Rumah Cluster? Simak Ciri-Cirinya Berikut Ini

Property Semarang :  Apa Yang Dimaksud Dengan Rumah Cluster? Simak Ciri-Cirinya Berikut Ini

Apakah anda pernah mendengar istilah perumahan cluster?  Perumahan ‘cluster’ kini terdengar tidak asing lagi di telang anda. Perumahan jenis ini sangatlah populer dan banyak dikembangkan di negara Indonesia khususnya kota-kota besar seperti ibukota provinsi. Bahkan banyak iklan dan brosur yang memasarkan rumah cluster ini lengkap dengan denah dan fasilitas yang dimiliki melalui media massa, sosial media, ataupun pameran di pusat perbelanjaan. Namun untuk lebih mengenal lagi dengan jenis rumah ini simak selengkapnya di bawah ini.

Apa yang dimaskud dengan rumah cluster?

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, rumah cluster merupakan kumpulan beberapa rumah yang dibangun bersamaan dengan bentuk bangunan yang sejenis. Rumah ini umumnya dibangun tanpa ada pagar yang mengelilingi. Rumah yang tak memiliki pagar seperti jenis ini akan membuat rumah tampak lebih luas. Selain itu, hubungan antar sesama tetangga pun dan terjalin dengan baik.

Sedangkan untuk keamanannya, meskipun tanpa pagar rumah. Anda tak perlu khawatir, sebab pengembang umumnya menyediakan sistem keamanan 24 jam yang dilengkapi dengan pintu gerbang pembatas. Tak heran terkadang rumah ini cukup banyak diminati oleh keluarga indonesia.

Ciri-ciri rumah cluster

Adapun beberapa ciri-ciri yang dapat anda perhatikan sebelum mantap membeli jenis rumah cluster, simak penjelasannya berikut ini:

1.      Rumah yang dibangun memiliki desain yang sama

Rumah-rumah dalam satu cluster dibangun dengna tipe dan desai yang sangat mirip. Pengembang bisa membangun beberapa kelompok cluster dalam satu kompleks perumahan. Pada setiap kelompok cluster pada dasarnya mempunyai desain masing-masing. Contoh pada cluster A memiliki desain A, sedangkan cluster B memiliki desain B. biasanya rumah cluster dibangun tanpa memiliki pagar, serta hanya menggunakan tembok beton pendek yang berfungsi sebagai pemisah antara rumah satu dengan rumah lainnya.

2.      Memiliki gerbang masuk yang terbatas pada area kompleks perumahan

Perumahan cluster umumnya cuma mempunyai satu atau dua gerbang masuk utama. Gerbang masuk tersebut diawasi 24 oleh satpam atau pertugas keamanan. Gerbang masuk yang terbatas dapat membantu penghuni rumah dalam menjaga keamanan dari hal-hal yang tidak diinginkan misalnya pencurian. Ditambah lagi, setiap orang yang keluar masuk area cluster diwajibkan untuk melaporkan diri terlebih dahulu kepada petugas keamanan, dengan demikian meskipun rumah tidak memiliki pagar namun keamanan dalam area perumahan cluster tetap terjamin.

3.      Memiliki berbagai fasilitas yang lengkap

Umumnya pengembang akan membangun berbagai fasilitas pada setiap cluster yang dapat digunakan oleh semua penghuni rumah cluster. Akan tetapi agar fasilitas yang disediakan tetap terjaga dengan baik, dan hanya dipakai oleh pengguni rumah cluster saja, maka tak heran pengembang membangun pagar yang mengelilingi perumahan, agar tidak ada pihak luar masuk dalam area cluster tanpa pengawasan pertugas keamanan setempat.

Umumnya berbagai fasilitas yang disediakan antara lain: keamanan 24 jam, ruang hijau terbuka, jogging track, pusat kebugaran, dan lain sebagainya.

4.      Jumlah unit rumah yang banyak

Pada dasarnya perumahan cluster dibangun dalam jumlah unit yang tidak sedikit, mulai dari puluhan bahkan hingga ratusan unit. Pembangunan rumahnya pun dilakukan secara bertahap, contohnya saja cluster Union kompleks A yang telah dibangun dan dipasarkan terlebih dahulu. Barulah beberapa bulan kemudian cluster kompleks B dibangun, begitupun selanjutnya.

Jadi setelah membaca informasi di atas, bagaimana menurut anda? Apakah ingin segera membeli rumah cluster atau masih menabung dulu? Semoga informasi yang diberikan bermanfaat!